Lingkungan

Sering Banjir, Jalan Aspal Desa Mesjid Terancam Amblas

ACEHTERKINI.COM | Jalan Desa Mesjid, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang baru saja selesai di aspal hotmix pada akhir tahun 2015 lalu dengan menelan anggaran satu miliar rupiah lebih, kini telah menimbulkan kerusakan yang dilaporkan terjadi akibat banjir beberapa waktu lalu.

Sejumlah warga desa setempat, menduga kalau pengaspalan jalan itu tidak maksimal dan terkesan asal jadi, sehingga saat banjir melanda pemukiman warga, jalan yang terbentang sepanjang lebih kurang 700 meter di desa mesjid mulai terlihat rusak. Buktinya ada beberapa titik lokasi aspal yang sudah mulai pecah dan bergelombang.

Sering Banjir, Jalan Aspal Desa Mesjid Terancam Amblas

Parahnya lagi, hampir disepanjang daerah milik jalan (Darmija) di desa tersebut dikeruk oleh air, sehingga pinggir jalan terlihat bertebing dengan ketinggian rata-rata 30 cm. “Jalan ini baru saja dibangun sudah rusak, kalau memang jalan ini kuat dan kualitasnya bagus, meskipun dihantam banjir tidak rusak separah ini,” kata Adi warga desa setempat, Selasa (7/6/2016).

Kepala Desa Mesjid, Hasanuddin, kepada wartawan, mengatakan, secara lisan pihaknya telah melaporkan kerusakan jalan itu kepada Camat Tangan-Tangan sewaktu peninjau bencana banjir. Dimana, pasca banjir beberapa waktu lalu telah merusak Darmija jalan, sehingga jalan Aspal terlihat bertebing. Jika pengendara tidak berhati-hati maka akan terperosok kedalam lubang Darmija itu.

“Memang benar jalan ini baru dibangun dan belum satu tahun lamanya. Kemudian kita juga tidak tau persis, apa karena air terlalu deras menghantam badan jalan atau karena kualitasnya yang rendah. Tapi kita tidak bisa mereka-reka, karena ada instansi teknis yang lebih paham,” kata Hasanuddin.

Lebih lanjut, Hasanuddin menjelaskan, kerusakan jalan yang disebabkan oleh banjir, telah membuat aspal diatas badan jalan itu terlihat menggantung. Dimana, satu titik lokasi kerusakan jalan tersebut, telah menciptakan alur arus air dibawah badan jalan sehingga jalan terlihat bergolombang ketika dilalui oleh kendaraan.

“Jika itu tidak segera ditanggulangi, bisa dipastikan jalan hotmix tersebut akan amblas, apalagi daerah kita ini sudah menjadi langganan banjir,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Camat Tangan-Tangan, Teuku Ruslan Ahmad, yang dihubungi wartawan, membenarkan kalau wilayah Desa Mesjid sudah menjadi langganan banjir. Menganai jalan yang baru dibangun telah menimbulkan kerusakan, kata Ruslan, pihaknya akan turun kelokasi terlebih dahulu untuk melihat lansung dampak yang ditimbulkan oleh banjir beberapa waktu lalu itu.

“Kita akan cek kelapangan dulu, karena secara tertulis, Kepala Desa setempat juga belum membuat laporan kepada saya,” katanya singkat.

Hal yang sama juga dikemukakan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin. Dimana, pihaknya sejauh ini belum menerima laporan dari pihak desa dan kecamatan. Jadi untuk itu, pihaknya akan turun kelapangan guna memastikan dampak kerusakan yang disebabkan oleh banjir sehingga membuat jalan di Desa Mesjid terancam amblas.

“Kita akan cek dulu, seberapa parah kerusakan jalan yang disebabkan oleh banjir kemaren, jika berlubang, maka kita akan melakukan menimbunan, karena untuk perbaikan jalan bukan ranahnya kita, tapi Dinas Pekerjaan Umum (PU), cuman nanti akan kita coba usulkan ke PU,” tutur Amir singkat. (Rizal)

To Top