Ekonomi

Akibat Langka, Harga Gula di Abdya Mahal

ACEHTERKINI.COM | Keberadaan gula di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai sulit untuk didapati. Sehingga menyebabkan harga gula ditingkat pedagang mulai dari grosir sampai dengan pengecer melambung tinggi hingga mencapai Rp.18.000 perkilogram.

“Gula semakin susah untuk didapat, kalau pun ada, harganya pun sangat tinggi mulai dari Rp.18.000-19.000/kg,” ujar Rika warga Kecamatan Blangpidie, Senin (20/6/2016).

Sementara itu, Marni warga lainnya mengatakan, kelangkaan ini harus segera diatasi mengingat permintaan gula selama bulan puasa dan menjelang lebaran terus meningkat.

Akibat Langka, Harga Gula di Abdya Mahal

Kondisi ini, lanjutnya, telah membuat masyarakat semakin susah, terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah. Jelas saja harga yang mencapai Rp.18.000/kg akan terasa berat, sebab gula merupakan kebutuhan pokok yang harus disediakan dalam setiap harinya.

“Semula harga gula hanya berkisar antara Rp.14.000-15.000/kg. Namun dalam waktu yang singkat harga gula semakin tinggi. Kami sangat berharap peran pemerintah dalam mengatasi gejolak harga gula ini,” ungkapnya.

Muklis pedagang di Pasar Blangpidie membenarkan kelangkaan gula dan kenaikan harga tersebut. Menurutnya, kondisi itu dikarenakan pasokan gula ke Abdya sangat terbatas, sementara permintaan gula selama bulan Ramadan meningkat.

Ia menyebutkan saat ini stok gula di gudang miliknya telah habis. Begitu juga dengan sejumlah pedagang lainnya. “Kami memesan gula ke Medan, Sumatera Utara dalam jumlah sesuai kebutuhan. Namun yang terealisasi tidak sesuai. Setelah dicari tahu, keberadaan gula di sana juga terbatas,” kata Muhklis.

Informasi terakhir yang dia terima, harga gula ukuran 50 kg telah mencapai Rp.830.000, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp.730.000-770.000. Sementara eceran dijual Rp. 18.000/kg atau naik dari harga sebelumnya Rp.13.000-15.000/kg.

“Kalau di toko kelontongan, mereka bisa jual Rp.18.000-19.000/kg ke pembeli, harga itu cukup tinggi dari biasanya, tentunya memberatkan konsumen,” ujarnya singkat.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Abdya, Drs Sulaiman MM, memastikan dalam satu dua hari ini akan melakukan operasi pasar. Disamping itu, pihaknya membenarkan harga gula tinggi dan itu bukan terjadi di Abdya saja namun sejumlah wilayah lainnya di Aceh juga mengalami hal yang serupa.

“Kita akan turun ke pasar untuk melihat kondisi itu, yang jelas kelangkaan dan tingginya harga gula, disebabkan pemasokan dari Medan sangat terbatas,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top