Sosial

Tanggul Krueng Susoh Dibangun Sebagian, Warga Kuta Bahagia Kecewa

ACEHTERKINI.COM | Ancaman Erosi Krueng (Sungai) Susoh, kawasan Desa Kuta Bahagia, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) semakin hari terus mengganas. Seiring dengan hal itu, pihak Badan Nasional Pembangunan Bencana (BNPB) melalui BPBK Abdya akan melakukan pembangunan pengaman tebing dengan batu gajah sepanjang 500 meter lebih.

Sayangnya, pembangunan pengaman tebing itu tidak sampai kelokasi erosi kawasan Desa Kuta Bahagia dan sejumlah desa lainnya. Malahan pembangunan pengaman tebing sungai yang bakal dilaksanakan pada tahun 2016 itu justru tidak tepat pada sasaran dan akan membuat erosi terus mengganas dilokasi kebun milik warga setempat.

Tanggul Krueng Susoh Dibangun Sebagian, Warga Kuta Bahagia Kecewa
Erosi Krueng Susoh Abdya

“Sangat di sayangkan, jika pembangunan tanggul pengaman tebing itu tidak kesasaran yang seharusnya, padahal erosi dilokasi Kuta Bahagia  semakin hari terus mengganas,” ungkap Idris warga desa setempat, Rabu (11/5/2016).

Ditambah lagi saat ini sedang dalam musim penghujan, sehingga debit air akan bertambah dan membuat arus sungai semakin deras. Akibatnya, tebing sungai lambat laun semakin amblas. “Beberapa waktu lalu saja tidak kurang dari 20 meter kebun milik warga amblas kedalam sungai, dan itu terus bertambah seiring waktu berjalan,” tutur Idris.

Dikatakannya, jika pengaman tebing itu hanya dibangun pada lokasi arah hulu, maka sejumlah tebing yang berada dibagian hilir akan terus dikeruk. “Bisa dipastikan erosi Krueng Susoh akan semakin parah seiring dengan pembangunan batu gajah yang tidak sampai kelokasi erosi dimaksud,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan BPBK Abdya Amiruddin, yang dihubungi wartawan, mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendapat arahan dari BNPB, akan melakukan pembangunan tanggul pengaman tebing yang menggunakan batu gajah sepanjang 500 meter lebih dengan menghabiskan anggaran lebih kurang Rp 9 milyar pada tahun 2016.

“Saat ini sedang dalam proses tender, tahun 2016 pengaman tebing itu akan segera dibangun melalui program rehap rekon,” katanya.

Terkait erosi di Desa Kuta Bahagia tersebut, Amir, mengaku belum turun kelokasi itu untuk melihat secara lansung. “Kita akan coba cek kelapangan dulu, karena sejauh ini kami belum melihat kelokasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Amir menjelaskan, apabila pengaman tebing itu sudah selesai dibangun, maka arus air akan lancar. Sebenarnya dilokasi sungai tersebut juga telah ada pengaman tebing yang dibangun pada tahun 2015 lalu. Akan tetapi pembangunannya belum sampai kelokasi erosi itu.

“Dengan panjang 500 meter lebih itu, bisa dipastikan ancaman erosi akan terus berkurang,” jelasnya singkat. (Rizal)

To Top