Pendidikan

Lapangan Berlumpur, Gebyar TK/PAUD di Manggeng Sukses

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah murid Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil (Manggeng Raya), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar acara Gebyar Pentas Seni dan Keratifitas Anak, Senin (16/5/2016) pagi hingga siang.

Meski suasana Lapangan Bola Kaki Manggeng dalam keadaaan berlumpur dan genangan air, namun semangat ratusan murid dan para guru serta para wali murid begitu antusias untuk mensukseskan acara tersebut.

Ketua pantia pelaksana, Farhasni SPd, mengatakan, agenda acaranya memang sudah ditetapkan pada hari Senin, jadi memang tidak bisa digeser lagi. Meski lokasi tempat acara ini becek dan berair pasca guyuran hujan beberapa hari yang lalu, namun anak-anak tersebut tetap semangat untuk mengikuti acara itu.

Para murid TK sedang menampilkan pentas seni menari dalam acara Gebyar Pentas Seni dan Keratifitas Anak TK dan PAUD di lapangan bola kaki, Kecamatan Manggeng, Senin (16/5).

Disebutkan Farhasni, acara tersebut merupakan pergelaran pentas seni dan kreatifitas anak TK dan PAUD yang telah diajarkan oleh sejumlah pendidik. Ada sekitar 348 murid yang berhadir dalam kegiatan tersebut, berasal dari 217 TK dan 131 PAUD se Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil.

“Suasana lapangan berlumpur dan berair, tidak menyurutkan semangat para murid untuk berhadir dalam kegiatan ini termasuk para wali murid,” ungkapnya.

Untuk mendukung acara tersebut, tambah Farhasni, tidak ada dana khusus dalam mensukseskan acara tersebut. “Sumbangan dana untuk mensukseskan acara ini murni dari para wali murid dan para donatur yang tidak mengikat,” katanya singkat.

Sementara itu, Camat Manggeng Jasman SPd dalam kesempatan itu menyampaikan dukungan penuh demi suksesnya acara Gebyar Pentas Seni dan Kreatifitas Anak TK dan PAUD yang berlansung di Lapangan Bola Kaki Kecamatan Manggeng. “Panitia telah bekerja secara maksimal, meskipun lapangan dalam keadaan berair, namun semangat murid dan guru patut diapreasiasi,” tuturnya singkat.

Terakhir, mewakili Dinas Pendidikan Abdya, Faisal, menyampaikan, PAUD tidak sama dengan sekolah pada umumnya. Disana para murid diajak bermain sambil mendidik. Sebab anak itu ibarat kertas putih yang perlu diberikan warna yang baik.

“Kita berharap, para pendidik PAUD maupun TK jangan mengambil peran layaknya guru-guru disekolah pada umumnya, akan tetapi jadilah pendidik yang alami dan mampu berbaur untuk mendidik anak-anak untuk lebih baik kedepannya,” ujarnya singkat.

Amatan dilapangan, Bunda PAUD Kabupaten yang dinanti-nanti dalam acara itu, jutru tidak tampak hadir termasuk perwakilan dari Bunda PAUD. Namun berdasarkan informasi Bunda PAUD dimaksud sedang ada agenda lain diluar daerah. (Rizal)

To Top