Sosial

Wagub Bantu Pembangunan Gedung Dayah Manyang Puskiyai Aceh

ACEHTERKINI.COM | Wakil Gubernur (Wagub) Aceh H Muzakir Manaf, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung berbentuk kapal pesiar yang diberi nama That Unic Safinatussalamah Wannajah untuk para Jama’ah Arbain di Dayah Manyang Puskiyai-Aceh, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Pimpinan  Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Tgk H Farmadi ZA MSc, menjelaskan, tentang mengapa dikatakan That Unic, karena memang dinilai langka dan memang sangat unik untuk sebuah bangunan di pesantren yang berbentuk kapal.

“Kita berinisiatif untuk membangun salah satu bangunan dayah dengan bentuk kapal agar seluruh Jamaah Arbain seperti sedang berlayar dengan kapal tersebut,” ungkap Tgk Farmadi, Sabtu (23/4/2016) dalam acara yang turut dihadiri Wagub Aceh Muzakir Manaf, Wakil Bupati Abdya Erwanto, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Puji Hartono, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH dan sejumlah unsur Muspika setempat serta tamu undangan lainnya.

Wagub Bantu Pembangunan Gedung Dayah Manyang Puskiyai Aceh

Dikatakan Tgk Farmadi, untuk membangun kapal tersebut hingga selesai, menghabiskan anggaran 7 milyar lebih. “Pembangunan kapal ini murni dengan sumbangan sukarela dari para donatur dan pihak lainnya yang tidak mengikat,” sebutnya.

Tgk Farmadi menceritakan, Dayah Manyang Puskiyai Aceh berdiri sejak tahun 2005 silam, pondok ini lazimnya seperti pondok pesantren lainnya.

“Namun yang sedikit berbeda, kita memiliki program shalat Arbain yang dilaksanakan dua kali dalam setiap tahunnya. Dimana dalam jamaah Arbain itu diikuti oleh orang-orang tua yang mau belajar. Perlu digaris bawahi, mereka bukan orang titipan seperti panti jompo, tapi orang lansia yang menghabiskan sisa hidupnya untuk beribadah,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wagub Aceh, Muzakir Manaf atau lebih akrab disapa Mualem menyampaikan, nama that unic, memang sangat unik, mudah-mudahan dengan bangunan ini, akan memberikan manfaat yang lebih besar terhadap kemajuan dalam pendidikan agama Islam.

“Kita sama-sama berdoa agar bangunan ini bisa terlesaikan, artinya, kita harus sama-sama berinfak. Sebenarnya sedakah adalah infestasi kita pada hari akhirat nanti, jadi jangan taku-takut untuk bersedekah,” ajak Wagub agar mau berinfak untuk pembangunan di Dayah Manyang Puskiyai Aceh ini.

“Sebagai bukti, saya akan sumbangkan 10 juta rupiah untuk dayah ini. Semoga akan lebih maju dan berkembang kedepannya. Kalau segala sesuatu itu sudah baik maka saya rasa semuanya akan menjadi baik juga,” demikian sambungnya. (Rizal)

To Top