Lingkungan

Akibat Sendimentasi, Pelabuhan Susoh Nyaris Dangkal

ACEHTERKINI.COM | Dermaga sandang Pelabuhan Susoh yang berada di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) nyaris terjadi pendangkalan. Kondisi itu dipicu oleh peningkatan sedimentasi di bibir pantai sekitar pelabuhan yang berasal dari laut lepas dan masuk ke kolam labuh, sehingga membuat puluhan meter dermaga menjadi daratan pasir.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Susoh, Jaruslim kepada wartawan, Rabu (13/4/2016) di ruang kerjanya, menyebutkan, pada tahun 2013 lalu pihaknya telah melakukan penambahan panjang dermaga yang mencapai 80 meter dan lebar 15 meter.

Saat pembangunan pelabuhan, kedalaman air mencapai 8,5 meter, namun seriring bergantinya musim, kondisi pelabuhan semakin dangkal hingga mencapai 7 meter sekian.

Akibat Sendimentasi, Pelabuhan Susoh Nyaris Dangkal
Pelabuhan Susoh, Abdya

Dalam hal itu, UPP Susoh juga telah membuat talut pengaman dibibir pantai, agar kondisi pelabuhan tetap aman dari proses sedimentasi. Sementara waktu, kapal yang bisa berlabuh di Pelabuhan Susoh dengan bobot maksimum 8000 DWT (dead weight tonnage).

Dikatakan Jaruslim, selama ini pelabuhan hanya dimanfaatkan oleh kapal-kapal berukuran kecil untuk berlabuh, dikarenakan kondisi pelabuhan yang tidak memunginkan. Kalau pun ada kapal yang akan berlabuh dengan bobot melebihi 8000 DWT, tentunya akan sangat beresiko karena telah melewati batas toleran. Selain terjadi pendangkalan, ombak besar juga kerap menghantam setiap kapal yang bersandar.

“Aktifitas di pelabuhan ini tergolong sepi, apalagi dengan kondisi pelabuhan yang tidak terlalu kedalaman airnya. Sementara waktu, pelabuhan ini sering disinggahi kapal Perintis untuk menurunkan penumpang dari Simeulue, karena Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan dalam kondisi rusak,” paparnya.

Lebih lanjut, terang Jaruslim, upaya untuk dilakukan pengerukan memang ada, namun pihaknya akan meninjau kembali azas manfaatnya. Hal itu dikarenakan faktor sepinya aktifitas pelabuhan, sehingga kegiatan pengerukan tidak terlalu mendesak.

“Pelabuhan dengan luas sekitar 2,3 ha ini memang sepi dan berbeda jauh dengan kondisi pelabuhan lainnya. Pemasukan untuk negara pun juga masih terbatas, namun demikian kami tetap akan upayakan yang terbaik bagi UPP Susoh dan Abdya,” demikian tutupnya. (Rizal)

To Top