Pendidikan

1.922 Siswa di Abdya Ikut UN, Enam Sekolah Gunakan Komputer

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 1.922 siswa SMA sederajat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti Ujian Nasional (UN). Dari jumlah tersebut, sekitar 919 siswa diantaranya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan selama enam hari, mulai Senin (4/4/2016) sampai Kamis (7/4/2016), kemudian dilanjutkan pada Senin (11/4/2016) dan Selasa (12/4/2016).

Sementara untuk yang mengikuti UN berbasis kertas digelar selama 3 hari berturut-turut mulai Senin sampai Rabu.

UNBK tersebut dilaksanakan oleh enam sekolah yang dinyatakan memiliki kesiapan dalam penyediaan sarana dan prasarana ujian. Enam sekolah tersebut yakni, SMA Negeri 1 Abdya, SMA Negeri 2 Abdya, SMA Negeri Harapan Persada, SMA Negeri Tunas Bangsa, SMA Negeri 7 Abdya dan SMK Negeri 1 Abdya.

1.922 Siswa di Abdya Ikut UN, Enam Sekolah Gunakan Komputer
Peserta UNBK di SMAN 1 Abdya

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya (Abdya), Drs.Yusnaidi, M.Pd Senin (4/4/2016) kepada wartawan seusai meninjau kelancaran pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat, baik UNBK maupun secara manual memastikan kalau ada sejumlah siswa yang memilih absen dari pelaksanaan ujian dimaksud.

Namun, untuk sementara waktu dia belum bisa mengeluarkan rekapitulasi berapa jumlah siswa yang tidak hadir tersebut dan alasan ketidak hadirannya. “Hasil rekapitulasinya belum selesai, maka dari itu saya belum bisa mengumumkan berapa jumlah siswa yang tidak ikut UN. Memang ada sejumlah siswa yang tidak hadir, tapi saya tunggu angka pastinya dulu,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan di lapangan, memang ada sejumlah siswa yang tidak mengikuti UN tentunya dengan sejumlah alasan yang sudah sering didengar pada setiap kali UN berlangsung.

Seperti di SMAN 1 Abdya sebanyak dua orang peserta tidak mengikuti UN dengan alasan telah menikah dan satunya lagi telah lama tidak mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Tiga orang di SMA 3 Abdya dinyatakan gugur dikarenakan telah lama tidak masuk sekolah, meskipun telah jauh-jauh hari nama ketiga siswa ini telah didaftarkan sebagai peserta UN.

Kemudian satu siswa SMAN 9 Abdya juga tidak hadir karena dikabarkan telah menikah serta satu siswa SMKN 2 Abdya yang mengikuti ujian di rumah tahanan karena tersandung kasus pencurian.

Untuk itu, Pihaknya menjamin terhadap kelancaran pelaksanaan UN di Abdya, hal itu dibuktikan dari kesiapan panitia ujian ditambah pengawasan dari sejumlah kalangan mulai dari guru hingga kepolisian. Menurutnya, segala persiapan ujian telah dilakukan secara matang, sehingga tidak ada keraguan akan gangguan-gangguan diwaktu pelaksanaan.

“Soal dalam kondisi aman dan tidak akan bocor, karena dalam pengawasan kepolisian. Oleh karena kami menghimbau kepada peserta ujian agar tidak terpengaruh kalau ada sms yang beredar berisikan kunci jawaban,” demikian pungkasnya. (Rizal)

To Top