Hukum

Pelaku Khalwat dan Khamar Dihukum Cambuk

ACEHTERKINI.COM | Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh melakukan proses cambuk terhadap 18 orang pelanggar syari’at Islam di wilayah hukum Banda Aceh.

Eksekusi hukum Syariat Islam ini dilakukan di halaman Meunasah Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, Selasa (1/3/2016).

Proses ini juga disaksikan Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal  dan sempat menarik perhatian ratusan warga Banda Aceh.

Pelaku Khalwat dan Khamar Dihukum Cambuk
Ilustrasi

Dari 18 orang pelanggar, sebanyak 6 orang berinisal RP (25), AH (26), ME (20), MHA (22), KH (24) dan ZK (26) dicambuk 40 kali karena terbukti melanggar pasal 15 (Khamar dan Miras) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Keenam tercambuk ini ditangkap pihak Polisi Syari’at pada tanggal 17 Desember 2015 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Kemudian dua orang pelaku dengan inisial TRM (21) dan SSM (19) dicambuk sebanyak 8 kali setelah dipotong masa tahanan sebanyak 2 kali. Keduanya terbukti telah melanggar pasal 23 ayat 1 (Khalwat) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Selanjutnya enam orang lagi, AS (45), IS (65) M T (26), IQ (25), BR (40) dan SW (32) dijerat dengan pasal 18 (Maisir) Qanun Nomor 6 Tahun 2014. Mereka juga dicambuk  sebanyak delapan kali setelah dipotong masa tahanan 2 kali. Kasus yang sama juga menjerat empat orang pelaku lain dengan inisial AW (59), ER (49), AM (44)  dan AH (38). Keempat pelanggar ini juga dicambuk sebanyak 8 kali setelah dipotong masa tahanan 2 kali. [Edi]

To Top