Layanan Publik

Gerak Desak Gubernur Aceh Copot Pejabat RSIA

LSM Gerak Aceh mendesak Gubernur Aceh mencopot pejabat yang bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Pasalnya pola kerja pihak rumah sakit melanggar hak konstitusional publik.

Gerak Desak Gubernur Aceh Copot Pejabat RSIA

Koordinator Gerak Aceh, Askhalani mengatakan, mekanisme dan tata kerja yang diterapkan RSIA Aceh dalam melayani kebutuhan publik sangat memiriskan hati, faktor ini sudah terjadi berulang kali dan bahkan tak jarang akibat pelayanan yang tidak baik.

“Pelayanan dan mekanisme sebagaimana diatur UU menjadi prioritas bagi pihak rumah sakit, dan jika melihat terhadap kasus yang menimpa ibu dan bayi yang meninggal akibat keterlambatan melayani pasien menjadi salah satu fakta terbaru, bahwa pelayanan yang dilaksanakan oleh pihak RSIA tidak sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan sesuai SOP, ” ujar Askhal dalam keterangannya, Rabu (30/3/2016).

GeRAK Aceh mencatat, bahwa kinerja RSIA bergeser dari tujuan dan harapan yang diharapkan oleh publik. Jika model upah menjadi indikator kinerja dokter dan staf maka yang terjadi adalah pelayanan yang buruk dan berakibat kepada tidak terjaminnya pelayanan yang baik dan buntutnya adalah sebagaimana yang terjadi pada kasus yang menimpa ibu dan anak yang meninggal akibat proses persalinan yang tidak cepat dan tepat.

Gerak mendesak Gubernur Aceh untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja RSIA serta memberikan sanksi tegas terhadap para dokter dan staf yang tidak bekerja dengan baik.

“Gubernur Aceh harus berani mencopot pihak-pihak yang diduga bertanggungjawab terhadap pelayanan dirumah sakit ibu dan Anak, pencopotan ini adalah bagian dari upaya menegakkan disiplin, ” sebut Askhal. (Red)

To Top