Hukum

Dituntut 6 Bulan Penjara Karena Bakar Gereja, Penasehat Hukum Minta Terdakwa Diputus Bijaksana

ACEHTERKINI.COM | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Aceh Singkil menuntut Namawi, Saiful dan Erwan Berutu masing-masing 6 bulan penjara kasus pembakaran dan pengrusakan gereja atau rundung-undung HKI di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah kabupaten setempat.

Tuntutan tersebut disampaikan dihadapan majelis hakim yang dipimpin As’ad Rahim Lubis,SH MH bersama hakim anggota Paijal Usrin Siregar,SH dan Desca Wisnubrata,SH, serta panitera penganti Jupri,SH.

Dituntut 6 Bulan Penjara Karena Bakar Gereja, Penasehat Hukum Minta Terdakwa Diputus Bijaksana
Para Terdakwa Kasus Pembakaran dan Pemngrusakan Undung-Undung di Aceh Singkil

Penasehat Hukum terdakwa Dodi Chandra SH. MH dan Sufrizal Lubos SH menyampaikan nota pembelaan dalam perkara pidana tersebut, Kamis (31/3/2016). Saat dijumpai acehterkini, Dodi Chandra mengatakan tidak terdapat hubungan kausal antara perbuatan terdakwa dengan akibat yang timbul yaitu terbakarnya bangunan undung-undung HKI (tempat ibadah Kristen) di Desa Suka Makmur.

Menurut Dodi, pembakaran dan pengrusakan terhadap undung-undung HKI (tempat ibadah Kristen) di desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah ,Kabupaten Aceh Singkil yang terjadi pada 13 Oktober 2015 adalah dilakukan oleh masa yang jumlahnya sekitar 2000 orang.

“Memang benar terdakwa ikut bersama massa yang berjumlah 2000 orang itu, tapi tidak terdapat hubungan kausal antara perbuatan terdakwa dengan akibat yang timbul yaitu terbakarnya bangunan undung-undung HKI tersebut,” ujar penasehat hukum terdakwa.

“Demi kebenaran dan keadilan serta tetap terjaganya keamanan dan ketenangan di tengah masyarakat terutama di Kabupaten Aceh Singkil saat ini, kami harapkan suatu putusan yang sangat bijaksana,” ungkap Dodi Candra.

Putusan yang dimaksudkan oleh Penasehat Hukum terdakwa adalah putusan yang bersifat mendidik, membangun dan mengayomi terhadap para terdakwa dengan harapan permasalahan yang telah terjadi di Kabupaten Aceh Singkil dapat menjadi pelajaran yang berharga dalam kehidupan benegara.

“Kami mohon kiranya majelis hakim dapat memberikan putusan yang adil kepada terdakwa Nawawi, Saiful dan Erwan Berutu,” harap Dodi. Sidang kasus ini kembali dilanjutkan pada Kamis, 7 April 2016 mendatang. [Jamaluddin]

To Top