Hukum

Diduga Selewengkan Dana Desa, Warga Polisikan Kepala Desa

ACEHTERKINI.COM | Puluhan Masyarakat Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil menyerahkan surat laporan pengaduan tentang dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2014 dan 2015 Ke Mapolres Aceh Singkil, Senin (14/3/2016).

Dalam surat laporan tersebut masyarakat menuding jika oknum Kades Kampung Baru, Irwansyah Putra alias Buyung Asin telah melakukan berbagai pelanggaran hukum dalam pengunaan Dana Desa Tahun 2014 dan 2015.

Laporan pengaduan masyarakat ini disampaikan secara tertulis dan di serahkan langsung oleh perwakilan masyarakat melalui Bagian SPK yang diterima oleh Briptu Jujur Kurniawan di Mapolres Aceh Singkil.

Surat pengaduan Masyarakat dengan nomor istimewa yang di tujukan kepada Kapolres Aceh Singkil dan Kepala Kejaksaan Negeri Singkil ditanda-tangani 117 orang masyarakat dari berbagai dusun yang ada di Desa Kampung Baru.

Diduga Selewengkan Dana Desa, Warga Polisikan Kepala Desa
Warga Desa Kampung Baru Aceh SIngkil Melaporkan Kepala Desa ke Polisi, Senin (14/3/2016)

Juru bicara masyarakat, Safar Siregar usai menyerahkan laporan tersebut meminta supaya  Kepala kepolisian resort Aceh Singkil dan Kejaksaan Negeri Aceh Singkil mengusut tuntas terhadap
laporan masyarakat sesuai dengan jalur hukum dan peraturan perundang-undang yang berlaku.

Menurutnya, oknum kepala Desa Kampung Baru mengelola dana desa tidak melalui musyawarah dengan masyarakat, kalaupun itu sebentuk notulen rapat saja.

Safar Siregar menjelaskan dalam surat tersebut ada sembilan poin yang sangat dibutuhkan tindak lanjut untuk dilakukan pengusutan oleh pihak penegak hukum yang ada di Aceh Singkil.

Ke sembilan poin tersebut yakni, pertama, Dana Pengerasan jalan Di dusun III sebesar Rp 50.000.000, tahun anggaran 2014 dari PNPM dengan semena-mena dialihkan penggunaan dana tersebut ke pembelian peralatan pesta tanpa dimusyawarahkan dengan masyarakat dan langsung dikelola oleh kepala Desa.

Kedua, Pemalsuan tanda tangan Kaur atas nama Safar Siregar dan Saimun di kala penerimaan honorium para Kaur Desa Tahun Anggaran 2014.

Ketiga, pembongkaran Kantor Kepala desa tanpa musyawarah sehingga sampai saat ini kantor kepala desa Kampung Baru sudah tidak ada dan melaksanakan segala Administrasi desa dirumah pribadinya sendiri.

Keempat, pembangunan jembatan menuju perkebunannya sendiri tanpa musyawarah TA 2015.

Kelima, rehab Masjid Kampung Baru tidak diberikan oleh kepala desa. Keenam, dana PKK TA 2015 belum diberikan.

Ketujuh, dana perwiritan Desa Kampung Baru tidak diberikan kepala
desa. Kedelapan, dana bantuan untuk pemuda sebesar Rp 2.000.000, juga belum dicairkan. Dan yang kesembilan, realisasi honor-honor yang di desa dan ATK, pembelian Laptop serta alat-alat tulis kantor disinyalir penuh rekayasa.

Menanggapi masalah tersebut Kepala Desa Kampung Baru, Irwansyah Putra sedang tidak berada di kantor desa setempat. Hingga berita ini diturunkan, Selasa (15/3/2016), redaksi masih menunggu klarifikasi dari yang bersangkutan atas tudingan warganya tersebut. [Jamalauddin]

To Top