Layanan Publik

Kantong Plastik Berbayar Mulai Diberlakukan

ACEHTERKINI.COM | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah mulai mengumumkan pemberlakuan kantong plastik berbayar di pusat perbelanjaan, Aleuhat (21/2/2016).

Kegiatan ini merupakan kampanye gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020 pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016.

Ilustrasi

KLHK menerapkan kantong plastik berbayar di 22 kota di Indonesia, salah satunya di Kota Banda Aceh. Dalam suret edaran, KLHK menetapkan harga kantong plastik yang harus dibeli masyarakat minimal Rp200.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal sebelumnya telah melakukan sosialisasi mengenai pengurangan sampah plastik di 19 Desa (Gampong) di Banda Aceh pada tahun 2015 lalu dan akan melanjutkan sosialisasi kepada 20 Gampong lagi di tahun ini.

“Perwal tentang penggunaan sampah plastik dalam berbelanja sedang dalam proses. Penerapannya di mall-mall, swalayan dan supermarket yang ada di Banda Aceh,” ujar Illiza.

Lanjutnya, upaya lain yang akan dilakukan Pemko untuk menyukseskan program ini adalah melakukan kerjasama dengan komunitas hijau. “Untuk mempercepat penerapannya, nanti kami akan bentuk tim khusus,” tambah Illiza.

“Tujuannya agar masyrakat tidak mudah membuang kantong plastik, ada penghematan dalam penggunaannya dengan digunakan secara berulang-ulang. Sehingga Indonesia tidak lagi menjadi negara penghasil sampah plastik kedua terbesar di dunia setelah Tiongkok,” ujar Dirjen Pengelolan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun KLHK, Tuti Hendrawati Mintarsih.

Berdasarkan riset yang dilakukan Greeneration Indonesia sejak 2008, diet kantong plastik dan metode kantong plastik berbayar akan mampu mengurangi sampah plastik di Indonesia hingga 70 persen dalam setahun. [Red]

To Top