Sosial

Polres Abdya Musnahkan 65 Kg Ganja Kering

ACEHTERKINI.COM | Polres Aceh Barat Daya (Abdya) sedikitnya memusnahkan barang bukti (BB) berupa ganja kering seberat 65 kilogram (Kg) dalam kasus tindak pidana narkotika yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Mapolres setempat, Senin (11/1/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

Proses pemusnahan tertuang dalam berita acara yang ditandatangani Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH, Kajari Blangpidie Abdul Kadir SH MH, Atas Nama Bupati Abdya diwakili Kasatpol PP dan WH Riad SE, Kepala BNN Tapaktuan Nuzulian dan Kepala Dinas Kesehatan Abdya Anwar Daud yang turut disaksikan Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono SIP, Wakil DPRK Romi Syahputra, beserta sejumlah perwira Polres Abdya lainnya.

Polres Abdya Musnahkan 65 Kg Ganja Kering
Pemusnahan Ganja di Polres Aceh Barat Daya, 11 Januari 2016

Puluhan kilogram ganja kering itu dimusnahkan dengan cara dibakar dalam drum setelah terlebih dahulu dibasahi minyak bensin.

Sebelum melakukan pembakaran BB ganja, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH, menyampaikan, pemusnahan barang bukti ganja kering seberat 65,69 Kilogram itu, sudah disahkan Kejari Blangpidie pada tanggal 26 Desember 2015 lalu.

Dimana, puluhan kilo ganja tersebut diamankan dari 2 (dua) orang tersangka asal Medan, Sumatra Utara (Sumut) masing-masing Hendra (30) warga Brastagi dan Riando (30) warga Siantar, untuk sementara kedua tersangka diamankan di Polres Abdya sampai ada putusan pengadilan tentang vonis hukum terhadap mereka.

Polisi menciduk pelaku termasuk 2 karung ganja dalam razia rutin yang digelar Sat-Lantas Polres Abdya.

“Kita sudah mendapatkan informasi sebelumnya, namun karena masih remang-remang, maka kita berinisiatif melakukan razia di perbatasan Kabupaten Abdya dan Nagan Raya. Alhasil, kita berhasil mengamankan 2 karung ganja kering yang sudah dipaket dalam Mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi (Nopol) BK 1020 SH,” ungkap Kapolres Hairajadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kasat Narkoba Iptu Syamsuir H, bahwa, 2 karung ganja kering seberat 65,69 Kg itu, diambil oleh tersangka dari Takengon, Aceh Tengah yang akan dipasarkan ke Medan.

Untuk keduanya akan dikenakan kurungan antara 15 tahun sampai seumur hidup sesuai dengan Pasal 112, 115, Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika. “Kita meyakini ada jaringan lain di Medan termasuk yang di Takengon, saat ini keduanya belum divonis hukum, karena masih dalam masa penyidikan,” demikian singkat Syamsuir. (by.Rizal)

To Top