Teknologi

Pasang Iklan di OLX Dikenakan Biaya

ACEHTERKINI.COM | Platform e-commerce OLX mulai mencari pemasukan atau memonetisasi layanannya bagi setiap anggota untuk menampilkan jualan di platform-nya. Selama ini perusahaan yang dulu bernama Toko Bagus itu dikenal dengan gratis dalam membantu jualan penggunanya.

Public Relation dan Marketing Communications Manager OLX Indonesia, Hermanto, menjelaskan perusahannnya telah memasang tarif bagi pelanggannya. Untuk sementara, beban biaya tersebut baru diterapkan pada kategori properti saja.

“Jadi, ketika penjual gratis memasang iklan sebanyak 10 kali, tapi ketika sudah 11 kalinya, maka mereka akan dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu setiap iklannya,” ujar Hermanto kepada awak media di Jakarta, Kamis, 21 Januari 2016.

Hermanto menjelakan, beban biaya tersebut diterapkan, karena OLX ingin menjaga kualitas layanannya sebagai situs jual-beli online, terutama untuk menghindari kasus penipuan.

“Tarif iklan ini untuk mencegah iklan penipuan dan mencegah duplikasi iklan yang serupa. Sehingga, pembeli yang melihat iklan baris di OLX akan banyak pilihannya dan semakin terpercaya, karena dampak dikenakan tarif kepada pengiklan,” tutur dia.

Bersamaan dengan itu, OLX juga baru memperkenalkan fitur ‘sundul iklan’. Fitur tersebut memungkinkan penjualnya dapat menempatkan iklan jualannya di posisi teratas kembali, usai ‘tenggelam’ oleh iklan-iklan dari anggota yang lainnya.

Dalam ‘menyundul’ kembali iklan tersebut ke posisi puncak, penjual juga akan dikenakan biaya. Masing-masing biaya berbeda, sesuai dengan kategorinya untuk sundul iklan. Seperti yang dipasang harga Rp5.000 meliputi kategori Elektronik dan Gadget, Hobi dan Olahraga, Keperluan Pribadi, Jasa dan Lowongan Kerja, Kantor dan Industri, Perlengkapan Bayi dan Anak, dan Rumah Tangga.

Sementara, untuk kategori Mobil, Motor, dan Properti sama-sama dikenakan tarif Rp15.000. [vivanews]

To Top