Layanan Publik

Ombudsman Aceh Desak DPRA Sahkan APBA 2016

ACEHTERKINI.COM | Ombudsman RI Perwakilan Aceh mendesak agar DPRA segera mengesahkan APBA 2016. Hal ini penting, agar penyelenggaraan pelayanan publik yang dananya bersumber dari APBA dapat segera dilaksanakan.

Pernyataan ini diungkapkan Taqwaddin Husin, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh menanggapi belum jelasnya pembahasan lanjutan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (RAPBA), Senin (18/1/2016).

Ombudsman Aceh Desak DPRA Sahkan APBA 2016
Taqwaddin Husein

Menurutnya, APBA merupakan sumber utama pendanaan pembangunan di berbagai sektor di Aceh. Karenanya, DPRA harus bekerja lebih serius dan fokus untuk kemaslahatan rakyat.

Kemudian, khusus dana Otonomi Khusus (Otsus), Ombudsman Aceh meminta kepada Pemerintah Aceh dan DPRA, agar APBA bersumber dari dana Otsus digunakan sesuai dengan perintah UUPA.

Dia menambahkan, dalam pasal 183 UU tentang Pemerintah Aceh (UUPA) tegas disebutkan bahwa dana tersebut digunakan untuk pembangunan/perbaikan infratrukstur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendanaan pendidikan, sosial, dan kesehatan. “Haram untuk selain itu,” tegas Taqwaddin mewanti-wanti.

Taqwaddin berharap jangan gara-gara aspirasi anggota DPRA, menghambat semua upaya pembangunan yang sudah direncanakan secara matang oleh pihak ekskutif, sehingga dapat merusak sistem anggaran Pemerintahan Aceh.

Dengan sendirinya melemahkan perekonomian Aceh yang berakibat tujuan kesejahteraan masyarakat semakin sulit tercapai dan jauh dari harapan. [Ril]

To Top