Ekonomi

Harga BBM Turun, Premium Rp6.950, Solar Rp5.650 Per Liter

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah mulai memberlakukan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh wilayah Indonesia mulai Selasa (5/1/2015).

Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja mengatakan untuk harga BBM jenis Premium di wilayah distribusi pulau Jawa, Madura dan Bali, PT Pertamina (Persero) melalui koordinasi dengan pemerintah serta mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat menetapkan harga sebesar Rp 7.050 per liter.

Sementara untuk wilayah diluar ketiga pulau tersebut penurunan harga BBM jenis Premium sebesar Rp 350 menjadi Rp 6.950 dari harga sebelumnya yakni Rp 7.300.

Harga BBM Turun, Premium Rp6.950, Solar Rp5.650 Per Liter

Pada saat yang sama, harga BBM jenis Solar subsidi pun turun sebesar Rp 750 menjadi Rp 5.650 dari harga sebelumnya Rp 6.700 per liter sedangkan harga Minyak Tanah tetap Rp 2.500 per liter.

“Penurunan harga BBM ini dengan pertimbangan harga tiga bulan terakhir untuk Gasoline 92 rata-rata 57,38 dolar AS per barel dan Gasoil 54,80 dolar per barel.

Selain juga karena nilai kurs, biaya penyimpanan, biaya distribusi BBM, pajak yakni PPN dan PBBKB, serta marjin SPBU,” kata Wiratmaja dalam siaran persnya, Jakarta, Senin (4/1/2016).

Penurunan harga BBM jenis Premium dan Solar subsidi tersebut lebih rendah dari pengumuman pemerintah sebelumnya yang masing-masing Rp 7.150 dan Rp 5.950 per liternya.

Ini dikarenakan pemerintah menunda pemberlakuan pungutan dana ketahanan energi (DKE) yang sebelumnya direncanakan Rp 200 per liter untuk BBM jenis Premium dan Rp 300 per liter untuk jenis Solar yang berlaku bersamaan dengan penurunan harga BBM pada 5 Januari 2016.

Lebih lanjut, pemerintah akan membahas kebijakan DKE tersebut dengan DPR pada RAPBN Perubahan 2016 sebelum pemberlakuannya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM, sebagaimana diubah Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015 dan Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2015 disebutkan harga BBM ditetapkan setiap tiga bulan sekali atau apabila dianggap perlu lebih dari satu kali dalam setiap tiga bulan.

[Inilah]

To Top