Sosial

Din Minimi Bersumpah Tidak Melakukan Kejahatan

ACEHTERKINI.COM | Pimpinan kelompok bersenjata Din Minimi bersumpah dia tidak menembak dua anggota intelijen Kodim 0103 Aceh Utara pada 23 Maret 2015 lalu. Dia juga tidak pernah mengintruksikan penembakan terhadap Sertu Indra Irawan dan Serda Herianto.

Pernyataan itu mengulang pernyataan Din Minimi sebelumnya kepada sejumlah wartawan, bahwa dia tidak terlibat dalam penembakan itu. “Saya bersumpah tidak pernah menembak TNI atau memerintahkan penembakan itu,” tegas Din Minimi.

Din Minimi Bersumpah Tidak Melakukan Kejahatan
Nurdin Ismail alias Din Minimi (tengah) 

Selain itu, dia menegaskan dirinya tidak pernah meminta uang sepeser pun pada masyarakat. Jika selama ini ada yang meminta uang atas nama dirinya, dia memastikan itu bukan dia dan anggotanya.

“Silakan cek, saya punya dua nomor handphone. Tidak ada satu pun saya meminta duit. Perjuangan saya untuk kesejahteraan rakyat, tidak mungkin saya menyusahkan rakyat,” terang Din Minimi.

Dia meminta, jika ada pihak yang meminta uang namun mengatasnamakan dirinya dilaporkan ke polisi agar diproses secara hukum. “Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah meminta uang,” pungkasnya.

Polda Aceh masih menetapkan 21 orang anggota kelompok Din Minimi sebagai DPO. Menurut Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husein Hamidi, Din Minimi telah melakukan 14 kejahatan sebagaimana dilaporkan masyarakat di Aceh Utara, Aceh Timur dan Lhokseumawe. Din Minimi kata Kapolda Aceh juga sebagai pelaku pembunuhan dua TNI di Nisam.

“Kita punya bukti kejahatan Din Minimi,” ujar Kapolda Aceh dalam ekspose akhir tahun (31/12/2015) di Mapolda Aceh.

Sebelumnya diberitakan, Kepala BIN, Letjen (Purn) Sutiyoso, mengatakan bahwa Din Minimi menyampaikan kepada dirinya bahwa masih ada 3 orang anggotanya yang masih ada di hutan. Mereka terpisah dari kelompok yang dipimpinnya, dan hal ini bukan tanggung jawab dirinya lagi. Yang di khawatirkan, tiga orang tersebut melakukan kegiatan yang sangat merugikan masyarakat dan mencemarkan nama kelompok Din Minimi yang sudah menyerah.

“Terkait permasalahan pembunuhan dua orang anggota TNI, menurut pengakuan Din Minimi bukanlah kelompoknya yang melakukan. Namun besar kemungkinan menurutnya adalah tiga orang anggotanya yang sudah keluar dari kelompoknya itulah yang melakukan,” pungkas Kepala BIN yang akrab disapa Bang Yos.

Menurut Bang Yos, sumber senjata bisa saja dari rampasan. Kini Din Minimi beserta kelompoknya telah kembali ke keluarganya dan akan diberlakukan amnesti juga kepada mantan anggota Din Minimi yang sudah tertangkap.

“Saya akan menyampaikan kepada Gubenur Aceh tentang apa yang saya lakukan selama di Aceh terkait tuntutan Din Minimi. dan pada intinya kegiatan ini adalah bukan semata-mata kerja saya sendiri, namun hasil kerja sama pihak terkait yang berada di daerah Aceh, baik itu Kapolda dan Pangdam IM. Juga sudah saya laporkan hasilnya kepada Presiden,” tutur Bang Yos. [redaksi/kompas/wol]

To Top