Lingkungan

Beli Burung, LSM Scorpion Kritik Presiden Jokowi

ACEHTERKINI.COM | Para pegiat konservasi mengaku kecewa dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait pembelian burung di Pasar Satwa Pramuka, Sabtu (2/1/2016).

“Seharusnya Jokowi bukan membeli burung, tapi menutup pasar itu. Walaupun bermaksud baik dengan membeli dan melepaskan burung-burung itu, tapi ini justru mendukung kejahatan perdagangan ilegal satwa liar di pasar tersebut,” kata Direktur Scorpion, Gunung Gea dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/1/2016).

Beli Burung, LSM Scorpion Kritik Presiden Jokowi
Jokowi di Pasar Burung [Tempo]

Dikatakan Gunung Gea, ketika seorang presiden membeli burung di pasar itu, maka para pedagang akan memesan lebih banyak burung untuk ditangkap dari alam liar.

“Bahkan lebih banyak lagi burung yang mati setelah berpindah tangan kepada pembeli yang tidak mengetahui bagaimana cara memberikan makan dan dan merawat burung,” ujarnya.

Pada bulan September 2015 para ahli dari Traffic organisasi pemantau perdagangan satwa menemukan 19.000 burung dari 206 spesies yang diperdagangkan di pasar Pramuka, Jatinegara dan Barito. Traffic Organisasi menemukan bahwa 98 persen dari penjualan burung-burung ini adalah ilegal.

Scorpion Monitor adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang konsen membantu dan melakukan investigas penyelamatan satwa yang masih tersisa. [Ril]

To Top