Hukum

Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Ditangkap di Medan

ACEHTERKINI.COM | Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan mengamankan empat sindikat jaringan narkoba internasional asal Aceh. Dari keempatnya, disita barang bukti sabu-sabu sebanyak 3 Kg.

Informasi yang diperoleh Sabtu (9/1/2016), keempatnya berinisial I alias P (34) warga Ulee Matang, Aceh Utara, S alias W (22) warga Lhokseumawe, Aceh Utara dan U (34) warga Lhoksukon, Aceh Utara. Ketiganya sebagai kurir dan pengendali. Selanjutnya, A (33) warga Komplek Griya Mencirim, Binjai, berperan sebagai bandar dan penyuplai melalui gudang penyimpanan sabu. Selama ini, keempatnya menjalankan praktik penjualan barang haram itu dari Malaysia.

Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Ditangkap di Medan
Ilustrasi

Keempatnya ditangkap dari lokasi terpisah. Dimana, lokasi penangkapan pertama di Jalan Gatot Subroto, Simpang Pinang Baris, lokasi kedua di Hotel Grand Serella Jalan Gatot Subroto dan ketiga di Kompleks Griya Mencirim Binjai.

Berawal dari diamankannya P dengan barang bukti 1 kg sabu-sabu yang rencananya akan diserahkan kepada S alias U di Jalan Gatot Subroto/Simpang Ayahanda. Kemudian, polisi berhasil menangkap S.

Setelah melakukan pengembangan lebih lanjut, petugas kembali menangkap A di Jalan Binjai persisnya di depan swalayan Mandiri.

Dari bandar kawakan itu polisi menemukan 2 kilogram sabu-sabu lagi. Guna penyelidikan lebih lanjut, keempatnya pun digiring ke Sat Narkoba Polresta Medan.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polresta Medan Kompol Wahyudi mengungkapkan, barang bukti sabu-sabu seberat 3 kilogram itu rencananya akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan 8DQOJ8G sebagai penerima berinisial SW.

“Awalnya kita mendapat infromasi adanya sabu-sabu yang disuplai dari Malaysia, dari sana kita langsung melakukan penyelidikan,” katanya dikutip dari situs pojoksatu.com.

Lebih lanjut dikatakan Wahyudi, pihaknya masih terus melakukan pengembangan. “Rencananya akan diterbangkan ke Jakarta. Untuk lebih lengkapnya nanti hari, Senin (11/1/2016) kita paparkan di Polresta Medan,” tutur Wahyudi.

Untuk para tersangka, lanjutnya, mereka dijerat Pasal 114 (2) subs 112 (2) jo 132 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. [Sad]

To Top