Kesehatan

Alhamdulillah, Warga Manggeng Sudah Bisa Gunakan Puskesmas Baru

ACEHTERKINI.COM | Sekitar satu tahun lebih mendiami gedung sementara di Rumah Dinas Camat Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Akhirnya pada awal tahun 2016, Puskesmas Manggeng kembali menyandang status rawat inap dengan menempati gedung baru, setelah setahun berstatus rawat jalan.

Dengan menghabiskan anggaran Rp 2,9 miliar lebih sumber APBK Abdya tahun 2015, Puskesmas Manggeng selesai dibangun kembali dengan bentuk wajah baru. Padahal sebelumnya Puskesmas Manggeng juga merupakan salah satu Puskesmas rawat inap di Abdya.

Alhamdulillah, Warga Manggeng Sudah Bisa Gunakan Puskesmas Baru
Peresmian Puskesmas Manggeng oleh Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Erwanto, 19 Februari 2016. [Rizal]

Akibat kondisi ruangan yang masih kurang memadai, maka pada tahun 2015, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya mengalokasikan anggaran untuk membangun gedung Puskesmas Manggeng dengan bentuk yang lebih layak, sehingga dinobatkan sebagai Puskesmas terbesar di Abdya.

“Alhamdulillah, saat ini Puskemas Manggeng sudah memiliki gedung baru, dengan jumlah tenaga 104 orang, terdiri dari 2 orang dokter umum, 1 orang dokter gigi, 53 tenaga kesehatan, bidan PTT 15 orang dan tenaga kontrak 33 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya Anwar Daud, dalam acara peresmian gedung baru Puskesmas Manggeng, Selasa (19/1/2016).

Lebih lanjut Anwar mengatakan, pembangunan Puskesmas ini merupakan upaya keseriusan Pemkab Abdya dalam pencapaian indek pembangunan masyarakat, memberikan pelayanan terbaik pada individu, keluarga dan masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang optimal serta mengurangi angka kematian ibu hamil, bayi serta menanggulangi gizi buruk.

Selain itu, tambah Anwar, pihaknya juga melaporkan bahwa Dinkes Abdya dalam tahun 2015 telah melakukan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang tersebar di sembilan kecamatan, diantaranya, pembangunan Poskesdes Kecamatan Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Kemudian melakukan rehabilitasi IGD Puskesmas Kuala Batee, pembangunan rumah medis dan paramedis di beberapan kecamatan lainnya.

“Selain membangun fisik, kita juga melaksanakan pengadaan alat-alat kesehatan sebagai penunjang bagi puskesmas, pustu dan poskesdes, untuk itu kami mengharapkan kepada semua petugas medis, serta bidan-bidan desa agar dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan sebagai mana diharapkan,” demikian ujarnya.

Upaya meningkat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Barat Daya,  Wakil Bupati Abdya Erwanto SE MA, menyampaikan telah menaikkan anggaran Dinas Kesehatan Abdya dari Rp55 miliar tahun 2015 menjadi Rp 70 miliar di tahun 2016.

Sesuai dengan Undang-Undang, dari total jumlah anggaran tersebut, 10 persen harus dialokasikan untuk kesehatan. Dimana ada dua bidang penting yang paling diutamakan yakni pendidikan dan kesehatan.

“Diharapkan anggaran yang sebesar ini, mampu memberikan pemberdayaan untuk seluruh Puskesmas dan Poskesdes yang ada di 9 kecamatan dalam kabupaten Abdya,” demikian Erwanto.

Amatan dilapangan, Wabup Erwanto didampingi Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono SIP bersama sejumlah unsur Muspida lainnya dan para kepala SKPK melakukan pemotongan pita dan petandatanganan prasasti sebagai bukti peresmian gedung baru Puskesmas Manggeng.

Disi lain secara singkat Kepala Puskesmas Manggeng, Salman SKM mengharapkan, agar setiap ruangan dilengkapi dengan AC, dimana AC masih sangat terbatas di Puskesmas Manggeng, kemudian memberikan tambahan tempat tidur baru, karena ada beberapa tempat tidur yang sudah tidak layak pakai lagi.

“Meski ini merupakan Puskesmas terbesar di Abdya, kita juga meminta supaya disediakan scurity (keamanan) karena selama ini banyak kendaraan pasien yang hilang,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top