Ekonomi

Aceh Siap Ekspor Kayu Jabon

ACEHTERKINI.COM | Pengusaha Jabon di Aceh yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Kayu Jabon Aceh (ASPEKJA) menargetkan beberapa tahun ke depan Aceh dapat mengekspor kayu jabon untuk kebutuhan pasar internasional.

Selain itu, Aspekja juga menargetkan Aceh dapat memiliki industri pengelohan kayu jabon sendiri, sehingga tidak lagi hanya menjual bahan mentah.

“Aceh memiliki potensi dan lahan yang luar biasa untuk pengembangan Jabon. Banyak hutan rakyat di Aceh yang bisa ditanami Jabon untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Aceh, khususnya para petani Jabon,” kata Ketua I ASPEKJA, Edi Mulyadi, didampingi Sekretaris Aspekja, Zahirsyah Oemardy, Sabtu (23/1/2016), di Banda Aceh.

Aceh Siap Ekspor Kayu Jabon
Pengurus Asosiasi Pengusaha Kayu Jabon Aceh

Untuk memenuhi target tersebut, kata Edi, Aspekja dan Multistakeholder Forestry Programe (MFP) yang berkantor di Jakarta melakukan kerjasama pengembangan usaha Jabon di Aceh.

Kerjasama yang akan dilakukan meliputi, memberikan pelatihan kepada para pengusaha Jabon yang tergabung di Aspekja untuk menambah pengetahuan tentang penembangan Jabon, memverifikasi dan mendata kayu Jabon Aceh, mengupayakan adanya sertifikasi atau legalitas agar memiliki nilai jual, serta membuka peluang pasar Jabon dan melahirkan industri-indutri pengelolahan kayu Jabon di Aceh.

“Dengan adanya program tersebut, kita berharap orang tahu bahwa ada Jabon di Aceh. Serta dapat menumbuhkan minat para petani di Aceh untuk menanam Jabon. Selain itu, untuk syarat menjual dan mengekspor Jabon itu juga diperlukan adanya verifikasi agar memiliki legalitas yang sah, atau dengan kata lain kayu yang dihasilkan bukan dari alam tetapi dari budidaya,” ujarnya.

Saat ini, Zahirnyah menambahkan, di Aceh telah ditanami kayu jabon lebih kurang berjumlah 2000 hektare dari 450 penanam Jabon yang tergabung di Aspekja.

“Ini baru yang terdata saja, belum lagi jumlah petani Jabon lainnya yang belum bergabung di Aspekja. Untuk itu ke depan kami perlu mendata, agar bisa dilakukan analisis berapa jumlah Jabon yang dihasilkan di Aceh, untuk melahirkan industri pengolahan Jabon ddi Aceh nantinya,” jelas Zahirsyah. [Edi]

To Top