Sosial

Sudah 100 Kali Menjadi Pendonor, Anggota RAPI Aceh Terima Penghargaan Dari Presiden

ACEHTERKINI.COM | Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih kepada para pendonor yang telah secara sukarela, telah 100 kali menyumbangkan darahnya.

Presiden menilai tindakan kemanusiaan yang mereka lakukan itu tidak ternilai harganya sehingga disebut sebagai pejuang kemanusiaan.

Dari 893 pendonor darah yang mendapat penghargaan dari Jokowi, satu diantaranya adalah Nazaruddin alias Zal Debus salah satu anggota Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh (JZ01BZD). Di organisasi kemanusian itu, Nazaruddin menjabat sebagai Dansatgas RAPI Kota Banda Aceh. Nazaruddin juga dikenal masyarakat Aceh sebagai seniman.

Sudah 100 Kali Menjadi Pendonor, Anggota RAPI Aceh Terima Penghargaan Dari Presiden
Nazaruddin / Zal Debus 

“Kehadiran saudara disini menegaskan kembali bahwa kita semua, kepada kita semua arti pentingnya persaudaraan, makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama serta meneguhkan kembali arti kesetiakawanan sosial,” kata Presiden Jokowi pada acara Penganugerahan Satyalancana Kebaktian Sosial bagi Donor Darah Sukarela 100 Kali, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jabar, Jumat (18/12/2015) pagi.

Sudah 100 Kali Menjadi Pendonor, Anggota RAPI Aceh Terima Penghargaan Dari Presiden
Penghargaan 100 Kali Pendonor Darah 2015 [Liputan6]

Dilansir dari laman Setkab RI, Sabtu (19/12/2015), Presiden Jokowi mengajak seluruh warga bangsa untuk mengikuti teladan para pendonor  darah sukarela tadi, karena dengan  tetesan darah yang kita miliki, kita dapat memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi menekankan arti penting reaktualisasi nilai-nilai solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, yang selama ini selalu muncul sangat kuat pada momen-momen bencana seperti, mulai dari tsunami, gunung meletus, banjir, dll.

“Dengan program donor darah, masyarakat diajak untuk berempati, rasa tenggang rasa sesama,  Yang mana ini merupakan bagian dari nilai-nilai kesetiakawanan nasional,” tutur Presiden. [Red]

To Top