Layanan Publik

Sekolah Madrasah di bawah Kemenag Abdya Banyak Berstatus Swasta

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah Madrasah, Tsanawiyah dan Aliyah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Barat Daya (Abdya) sudah puluhan tahun belum di negerikan dan masih berstatus swasta atau didirikan oleh yayasan.

Kondisi itu dirasakan Madrasah Ibtidyah Swasta (MIS) Desa Meunasah Tengah, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, sejak tahun 1970 hingga sekarang belum di negerikan.

Sekolah Madrasah di bawah Kemenag Abdya Banyak Berstatus Swasta

Kepala MIS Meunasah Tengah, Azizah, Kamis (17/12/2015) mengaku sudah beberapa kali mengusulkan agar madrasah tersebut di negerikan, akan tetapi peluang itu masih sangat kecil. “

“Bukan hanya saya yang mengusulkan madrasah ini untuk di negerikan, akan tetapi termasuk kepala MIS yang terdahulu pernah mengusulkan,” ungkapnya.

Disebutkan Azizah, MIS Meunasah Tengah sudah cukup lama berdiri sejak tahun 1970, dengan 12 kepala pernah menjabat di madrasah ini. Sekian lama berdirinya madrasah tersebut, hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan di negerikan.

“Informasi yang kita dapat, untuk menjadi negeri harus masuk dalam kategori daerah terpencil, tertinggal dan terdalam, akan tetapi daerah kita tidak termasuk dari ketiga kategori tersebut,” sebutnya.

Terakhir dikatakannya, kalau dilihat dari kondisi madrasah, sekilas sudah memenuhi kriteria untuk di negerikan, dimana jumlah siswa sebanyak 70 orang dengan 9 guru pegawai negeri sipil (PNS) ditambah 10 guru dan tenaga admisnitrasi yang masih berstatus non PNS.

“Kemungkinan kita terkendala dengan luas lokasi, karena harus 2 ribu meter, sementara kita hanya memiliki lebih kurang 1600 meter,” demikian tuturnya.

Terkait dengan hal itu, Kepala Kantor Kemenag Abdya H Arijal, mengatakan, sejumlah madrasah yang belum di negerikan itu kemungkinan terkendala dengan syarat-syarat dasar yang harus dipenuhi, seperti kepemilikan tanah, berdiri dengan yayasan atau panitia pendiri, mempunyai gedung sendiri, mempunyai guru tetap dan jumlah murid.

Kata Arijal, bukan hanya MIS Meunasah Tengah saja yang belum di negerikan, akan tetapi ada sejumlah MIS lainnya termasuk Tsanawiyah dan Aliyah, seperti MIS Kecamatan Babahrot, MIS Kuta Bak Drien Kecamatan Tangan-Tangan, MIS Muhammadiyah Kecamatan Blangpidie dan MIS Blang Dalam Kecamatan Kuala Batee.

Kemudian untuk Tsanawiyah, seperti MTs Swasta Babahrot, MTs Swasta Tangan-Tangan, MTs Swasta Lamainong, Kecamatan Kuala Batee dan MTs Swasta Mistahussalam, Kecamatan Lembah Sabil.

“Sedangkan untuk Aliyah, MAS Manggeng, MAS Kuala Batee dan MAS Tangan-Tangan, namun kita masih terus berupaya agar semua madrasah itu bisa di negerikan,” demikian singkat Arijal. (Rizal)

To Top