Sosial

DPR Aceh Tidak Jadi Memparipurnakan Raqan Pendirian Tempat Ibadah

ACEHTERKINI.COM | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh menunda Sidang Paripurna terhadap Rancangan Qanun Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Tempat Ibadah dalam tahun 2015 ini.

Sebelumnya DPR Aceh sudah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Qanun Aceh Tentang Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Tempat Ibadah di Medan dan Banda Aceh.

Dalam RDPU itu DPR Aceh sudah menerima seluruh masukan dari semua pihak umat beragama dan para tokoh masyarakat, akademisi dan LSM. Raqan ini juga masuk dalam Program Legislasi Prioritas 2015. Karena belum final dan belum konsultasi, Raqan ini tidak jadi diparipurnakan dalam tahun 2015.

Anggota Komisi VII DPR Aceh, Nurzahri mengatakan penundaan tersebut karena draft Raqan itu belum final. Selain belum final juga belum dilakukan konsultasi dengan pihak eksekutif.

DPR Aceh Tidak Jadi Memparipurnakan Raqan Pendirian Tempat Ibadah
Nurzahri

DPR Aceh sudah menjadwalkan Sidang Paripurna V Tahun 2015 membahas tiga Rancangan Qanun (Raqan) pada Senin (21/12/2015) sekitar pukul 09.00 wib di Gedung Utama DPRA.

Ketiga Raqan tersebut adalah, Raqan Aceh tentang perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raqan Aceh tentang pembagian urusan pemerintahan yang berkaitan dengan Syariat Islam antara pemerintah kota dan pemerintah kabupaten. Kemudian Raqan Aceh tentang pembinaan dan perlindungan Aqidah.

Dari tiga Raqan tersebut, dua Raqan merupakan usulan eksekutif dan satu Raqan yaitu Perubahan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang menjadi inisiatif DPR Aceh. [Red]

To Top