Sosial

BNNP Aceh : Narkotika Jenis Sabu yang Beredar di Indonesia Kualitas Oplosan

ACEHTERKINI.COM | Badan Narkotika Provinsi Aceh memastikan narkotika jenis sabu-sabu yang beredar di Indonesia adalah kualitas oplosan. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh, Drs. Armensyah Thay mengatakan, Indonesia belum bisa memproduksi sabu-sabu.

“Semua home industri yang ditangkap juga pernah ada kasus di Aceh, itu sabu oplosan,” kata Armensyah Thay dalam rilis akhir tahun 2015 kepada wartawan, Rabu (23/12/2015) siang.

BNNP Aceh : Narkotika Jenis Sabu yang Beredar di Indonesia Kualitas Oplosan
Kepala BNNP Aceh, Drs. Armensyah Thay (tengah)

Ia menjelaskan, sabu yang masuk di Jakarta itu dari China dan yang beredar itu oplosan semua. “Bahan yang digunakan tidak sama dengan produksi di China,” kata Kepala BNNP Aceh.

Di Indonesia, bahan yang dipakai untuk buat sabu itu menggunakan obat pemutih, obat racun tikus. “Kalau minuman oplosan langsung mati, tapi kalau narkotika oplosan lama-lama pengguna bisa gila,” kata Armensyah Thay didampingi Kabid Beranstas, Fakhrurazi dan Kabid Pencegahan, Sulaiman.

Masih dikatakan Kepala BNNP Aceh, trend pengguna sabu di Provinsi Aceh meningkat dari tahun sebelumnya. Kebutuhan masyarakat Aceh terhadap sabu begitu besar. “Satu kilo sabu bisa digunakan 4.000 orang,” terang mantan Kapolrestas Banda Aceh ini.

Tahun ini BNNP Aceh berhasil menangkap 12 kasus narkotika baik jenis sabu dan ganja. “Walaupun kecil, Alhamdulillah, pelakunya yang tersebar di Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen dan Aceh Tamiang sudah divonis rata-rata 7 sampai 8 tahun,” ujarnya. [Firman]

To Top