Ekonomi

5.378 Rumah Terendam, Kerugian Banjir Abdya Ditaksir Puluhan Milyar

ACEHTERKINI.COM | Banjir yang menghantam Abdya sejak Jum’at (11/12/2015) saat ini sudah mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) mencatat ada 5.278 rumah warga di sembilan kecamatan terendam air dan beberapa ruas jalan rusak parah serta delapan unit jembatan putus total.

Kepala BPBK Abdya, Anwar Daud mengatakan, keseluruhan data tersebut merupakan data sementara dari petugas yang tersebar di setiap titik lokasi banjir terparah. Berdasarkan data dimaksud, pihaknya telah membuat laporan guna upaya penanggulangan yang akan dilakukan.

5.378 Rumah Terendam, Kerugian Banjir Abdya Ditaksir Puluhan Milyar
Banjir di Aceh Barat Daya, 11-12 Desember 2015 [Rizal]

Menurutnya, banjir luapan kali ini merupakan yang terparah dan terjadi secara berulang selama dua hari berturut-turut yakni Jum’at malam dan Sabtu. Dimana pada banjir luapan kedua, kerusakan yang dialami cukup banyak dan menimbulkan kerugian besar.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Selasa (15/12/2015), banjir telah merendam 5.378 rumah warga, kemudian tercatat, tujuh titik jalan yang rusak parah di kawasan Kecamatan Babahrot, Kuala Batee, Tangan-Tangan dan Setia.

Delapan unit jembatan penghubung antar desa juga putus total diantaranya dua unit jembatan di Kecamatan Setia, dua unit jembatam di Lembah Sabil, dua unit jembatan di Tangan-Tangan, dua unit jembatan di Manggeng dan satu unit jembatan di Jeumpa.

Terjangan banjir luapan juga merusak puluhan infrastruktur sektor pertanian seperti irigasi, tanggul, saluran tersier, erosi tebing sungai dan tebing pengaman irigasi.

Rumah warga juga tidak luput dari hantaman arus air dan mengalami rusak berat, seperti empat unit rumah di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, dua unit rumah di Desa Tokoh dan dua unit rumah di Desa Meurandeh, Kecamatan Manggeng.

Tujuh unit rumah di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, satu unit rumah di Setia, dan rusaknya tebing pengaman rumah warga di Jeumpa. Lahan perkebunan warga kawasan Desa Rambong, Kecamatan Setia longsor dan terbawa derasnya arus, bahkan pagar PKS Babahrot, pagar Disbudparpora Abdya, pagar SMA 3 Abdya dan tebing pengaman Masjid Jamik Alue Seulaseh ikut amblas dihantam banjir luapan.

Menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Abdya dan sejumlah kabupaten/kota yang berada di kawasan Barat-Selatan Aceh (Barsela) akan terus dilanda hujan dengan intensitas tinggi hingga Januari 2016 mendatang.

“Warga Abdya dan sekitarnya harus tetap waspada terhadap ancaman musibah yang akan melanda, sebab banjir dan musibah lainnya datangnya secara tiba-tiba dan dalam waktu yang relatif singkat,” kata Anwar Daud. [Rizal]

To Top