Peristiwa

Warga Abdya Temukan Kerangka Manusia Terkubur Ratusan Tahun

Warga Abdya Temukan Kerangka Manusia Terkubur Ratusan Tahun
Pimpinan Pesantren bersama Kapolsek Kuala Batee melihat lokasi penemuan kerangka manusia, 5 November 2015 

ACEHTERKINI.COM | Warga Lhok Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya menemukan dua kerangka manusia yang sudah terkubur ratusan tahun ketika sedang menggali pondasi untuk pembangunan kolam ikan milik Pesantren Dayah Darri’ayah, Kamis (5/11/2015).

Penemuan dua kerangka manusia itu, sempat menggegerkan para pekerja yang sedang menggali pondasi hingga informasi itu terus berkembang hampir ke seluruh masyarakat di Abdya.
Camat Kuala Batee M Tahir membenarkan adanya penemuan dua kerangka manusia di kawasan Desa Lhok Gajah,  tepatnya dalam kompleks Pesantren Darurri ‘Ayah. 
Katanya, lokasi ditemukan kerangka manusia itu, sebelumnya merupakan tempat pemakaman umum yang diperkirakan telah ada sejak ratusan tahun lalu.
Namun, seiring berjalannya waktu, lanjut Tahir, makam orang-orang terdahulu itu lenyap tertimbun oleh tanah, hingga tidak diketahui oleh orang.
“Kerangka itu ditemukan oleh para pekerja yang sedang membuat pondasi kolam ikan di Pesantren Darurri ‘Ayah. Setelah menemukan adanya potongan kerangka, para pekerja itu langsung melaporkan penemuan itu ke masyarakat lainnya dan Kepolisian setempat,” ungkapnya.
Lanjut Tahir, setelah semua potongan kerangka itu terkumpul, bersama dengan para ulama dan unsur Muspika Kuala Batee lainnya memindahkan kerangka dimaksud ke pemakaman umum yang ada di desa setempat.
Pimpinan Pesantren Darurri ‘Ayah, Tgk Abu Rahman, kepada wartawan mengatakan, dulu juga pernah ditemukan kerangka manusia dikawasan tersebut, kemudian langsung dipindahkan ke pemakaman umum.
Lebih lanjut, kata Abu Rahman, kawasan itu memang pernah ada pemakaman umum, namun usia pemakaman itu sekitar ratusan tahun yang lalu dan dilokasi itu juga tidak ditemukan tanda-tanda adanya pemakaman, sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahui akan keberadaan makam dimaksud.
“Setelah lobang pondasi itu digali sekitar 2 meter, para pekerja itu tiba-tiba melihat seperti kerangka manusia,”terangnya lebih lanjut. (Rizal)

To Top