Peristiwa

Selesai di Khitan, Warga Manggeng Lumpuh

Selesai di Khitan, Warga Manggeng Lumpuh
Arol Rahman (13 Tahun) Warga Manggeng Mengalami Lumpuh

ACEHTERKINI.COM | Arol Rahman Bin Husen (13) warga Dusun Lhok Batee Intan, Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami lumpuh total kedua kakinya setelah melakukan proses sunnat rasul (Khitan). Pihak keluarga menduga ada kesalahan pemberian obat dari tim medis.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Abdya, Miswar SH, Kamis (12/11/2015) melalui pesan singkat yang diterima media ini.

Terkait dengan kejadian itu, YARA menilai Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya tidak peka terhadap isu-isu mengenai kesehatan dan penderitaan masyarakat tidak mampu.

“Kita menilai kalau pelayanan kesehatan di Abdya belum menjamin sepenuhnya terhadap kondisi masyarakat miskin,” ungkapnya.

Untuk itu, Miswar menegaskan, kalau YARA akan terus mengadvokasi masalah kejadian yang diderita oleh Arol Rahman.

Seandainya terbukti anak itu cacat karena oknum tim medis, maka pihaknya akan membawa masalah itu ke ranah hukum.

“Kalau terbukti masalah itu akibat kelalaian, kita akan giring kasus itu ke hukum, maka dari itu kita juga meminta kepada pemerintah setempat untuk memperhatikan nasib penderita, agar mendapat pelayanan medis yang maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Padang, Zawin mengatakan, anak tersebut mengalami  lumpuh pada kedua kakinya, pasca di khitan tanggal 16 April 2015 lalu, setelah delapan hari berselang, yakni sekitar tanggal 24 April, yang bersangkutan mulai mengalami pembengkakan pada kaki kiri dan kanan hingga mengeluarkan cairan nanah.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya, disarankan untuk di amputasi, akan tetapi pihak keluarga tidak bersedia sehinga memutuskan untuk membawa pulang Arol Rahman,

Arol Rahman merupakan seorang yatim kelas satu SMP, ibu kandungnya Nila (35) sudah menikah lagi pasca ditinggal mati oleh suaminya.

“Saat ini Arol tinggal dengan ibu dan kedua adik tirinya yang masih kecil-kecil, maka dari itu kita berharap uluran tangan dermawan, agar yang bersangkutan bisa terbantu dalam kesembuhannya,” demikian Zawin.

Terkait dengan masalah yang menimpa Arol, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Martunis Mkes, mengaku belum menerima laporan mengenai seorang anak yang mengalami lumpuh pasca dilakukan khitan.

“Mohon maaf saya belum dengar informasi tentang itu, apalagi saat ini saya sedang ada rapat khusus di Jakarta,” ungkapnya saat dihubungi media ini, Kamis (12/11/2015). [Rizal]

To Top