Hukum

Selama 6 Bulan, Bea Cukai Aceh Sita 59 Ton Gula Illegal

ACEHTERKINI.COM | Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh (DJBC) menyita 59 ton Gula Illegal yang dikeluarkan dari Free Trade Zone (FTZ) Sabang ke daerah pabean (Aceh) selama enam bulan terakhir di tahun 2015.

Selain Gula, Bea dan Cukai Aceh juga menyita komoditi lainya seperti  Beras, Bawang, Rokok dan Narkotika Jenis Methamphetamine dari berbagai daerah lainya di Aceh.

Selama 6 Bulan, Bea Cukai Aceh Sita 59 Ton Gula Illegal
Konperensi Pers di Bea Cukai, 24 November 2015 [Ist] 

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh, Saifullah Nasution mengatakan, total nilai barang yang disita mencapai Rp. 2.8 miliar lebih, dengan total kerugian negara mencapai Rp. 437 juta lebih.

“Hasil penindakan ini tidak terlepas dari peran serta aktif dan dukungan dari pihak instansi terkait baik TNI AL, TNI AD, POLRI dan pihak terkait lainya” ujarnya saat melakukan konferesi pers di Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh, Selasa (24/11/2015).

Terkait impor Gula di wilayah Sabang, Saifullah menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPKS Sabang untuk melakukan penyesuaian kuota kebutuhan real Gula di Wilayah sabang sehingga tidak terjadinya penumpukan Gula yang berlebihan.

“Kebutuhan Gula untuk masyarakat Sabang sekitar 2.000 ton per tahun, sementara gula yang masuk ke Sabang  mencapai 7.500 ton melebihi kebutuhan Masyarakat di Sabang,” demikian Saifullah Nasution. [Edi]

To Top