Sosial

Pemerintah Aceh Diminta Garap Film Perjuangan Hasan Tiro

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Aceh diminta menggarap film layar lebar berlatar belakang tentang semangat Hasan Tiro dalam belajar dan loyalitas kepada masyarakat Aceh.

Keberadaan film tersebut bisa dijadikan sebagai inspirasi kepada generasi muda untuk terus belajar, bekerja dan membangun kemakmuran rakyat.

“Pengalaman saya berdiskusi tentang Hasan Tiro, ternyata mahasiswa atau masyarakat tidak paham bahwa Hasan Tiro adalah seorang intelektual dengan gelar akademik Ph.D yang diraihnya di Amerika Serikat. Bahkan Hasan Tiro itu sosok sutradara drama alias seniman,“ ungkap  Ketua Institut Peradaban Aceh (IPA) Haekal Afifa, Minggu (29/11/15) di Banda Aceh.

Pemerintah Aceh Diminta Garap Film Perjuangan Hasan Tiro
Muhammad Hasan Tiro

Haekal menjelaskan, melalui film layar lebar, masyarakat dapat memahami spirit deklarator Aceh Merdeka dalam waktu sekitar 1-2 jam.

Sebab disadari, untuk membaca buku biografi Hasan Tiro atau puluhan buku pemikirannya membutuhkan waktu berhari-hari, kesulitan menemukan buku tersebut serta belum berkembang maksimal budaya membaca di kalangan masyarakat.

“Kita yang nonton film layar lebar Tjoet Njak Dhien yang diputar pada akhir 1980-an hingga kini ungkapan  Tjoet Njak Dhien atau Teuku Umar dan lain-lain masih membekas. Gambar lebih gampang dinikmati dan disimpan memori dari pada membaca,” pinta Haekal.

Disebutkan, agar sejarah penting tentang Hasan Tiro ini tidak hilang dari kenangan warga, maka kehadiran film layar lebar dari sisi daya juang untuk kemakmuran rakyat Aceh layak diangkat ke layar lebar.

“Secara bisnis, film biografi Hasan Tiro mampu menarik penonton yang membludak. Ada sisi-sisi yang hendak diketahui oleh publik baik oleh orang Aceh atau non Aceh. Jika mulai dirintis sekarang, maka pada 2017, film tersebut sudah bisa tayang di bioskop,” pinta penerjemah buku Atjeh di Mata Donja dari bahasa Aceh ke Bahasa Indonesia.

Sekedar diketahui,  hingga Wali Neugara meninggal dunia pada 3 Juni 2010 di Banda Aceh tidak mewariskan harta benda apapun. “Fokus hidupnya melepaskan Aceh dari Indonesia dari aspek teritorial,” tukas Haekal.

Cara lain merawat ingatan pengikut Hasan Tiro yakni bikin film dokumenter yang berkaitan dengan karya-karya pemikirannya. Dari aspek intelektual, tidak berlebihan masyarakat mengikut kegigihan Hasan Tiro yang cerdas karena rajin belajar. [Red]

To Top