Sosial

Komisi I DPRA : Kerja Timsel Satu Bulan Merekrut Komisioner KKR Aceh

ACEHTERKINI.COM | Ketua Komisi I DPR Aceh, Abdullah Saleh mengatakan lima orang anggota Tim Seleksi (Timsel) yang sudah ditetapkan DPRA mulai bekerja pada Bulan Desember 2015. Anggota Timsel akan menyerahkan 21 orang calon anggota KKR Aceh kepada DPRA untuk kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan dalam menjaring 7 (tujuh) orang anggota KKR Aceh masa kerja lima tahun.

“Anggota Timsel ini akan bekerja satu bulan untuk merekrut Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh periode 2016-2021,” kata Abdullah Saleh dalam konperensi pers diruang kerjanya, Sabtu (21/11/2015).

Kepada wartawan, ia menjelaskan lima orang anggota Timsel yang ditunjuk DPRA itu adalah, Ifdhal Qasim (Mantan Ketua Komnas HAM Indonesia), Faisal Hadi (Pegiat HAM), Samsidar (Mantan Komisioner Komnas Perempuan Indonesia), Surayya Kamaruzzaman (Akademisi) dan Nurjannah Nitura (Psikolog).

Komisi I DPRA : Timsel KKR Aceh Bekerja Satu Bulan

Masih ada tahapan pada tanggal 30 November 2015, DPRA akan mengadakan pertemuan dengan anggota Timsel ini untuk selanjutnya DPR Aceh akan mengusulkan SK kepada pimpinan DPRA.

“Harapan kita diakhir tahun 2015 ini, Komisioner KKR Aceh itu sudah terpilih,” ujar Abdullah Saleh yang didampingi Azhari Cage, Jasmi Hass dan Tgk. Harun.

Abdullah Saleh menambahkan dalam proses merekrut anggota Timsel ini tidak dilakukan seperti proses pemilihan Timsel Panwaslih ataupun KIP.

“ini sudah diatur dalam Qanun Nomor 17 Tahun 2013 Tentang KKR Aceh bahwa DPRA dapat membentuk Timsel. Sehingga prosesnya tidak dengan ujian tertulis dan fit and proper tes seperti rekrutmen Timsel Panwaslih atau KIP Aceh.

“Kalau mampu kita menghadirkan Timsel dari orang-orang yang kredibel, kami fikir semua orang akan melihat orang itu pantas dan tidak menjadi sorotan. Itu landasan pemikiran kami, prinsip yang kami bangun kalau bisa hadirkan orang kredibel maka orang-orang akan paham, itulah kenapa kami tidak melakukan seleksi terbuka,” terang Abdullah Saleh.

Kata Abdullah Saleh, anggota Timsel bekerja satu bulan. “Kalau dalam perjalanannya perlu ditambah, kita lihat kondisinya, terkait honor akan diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub),” demikian Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh. [Firman]

To Top