Sosial

Irol Rahman Lumpuh Akibat Infeksi Tulang

ACEHTERKINI.COM | Irol Rahman Bin Husen (13) warga Dusun Lhok Batee Intan, Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diketahui mengalami lumpuh pada kaki kirinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dokter spesialis anak, Irol terkena infeksi tulang.

Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya Risma SpA, Senin (23/11/2015) mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien yang dinyatakan lumpuh tersebut terindikasi akibat infeksi tulang (Oseomelitis), sehingga kaki kirinya tak mampu untuk digerakkan.

Irol Rahman Lumpuh Akibat Infeksi Tulang
Irol Rahman

“Kalau menurut pemeriksaan kita, yang bersangkutan lumpuh bukan karena salah mengkonsumsi obat, tapi karena terjadinya infeksi pada tulang kakinya,” kata Risma.

Selain itu, selesai anak tersebut di khitan, kemungkinan orang tuanya tidak mengontrol gizi si anak, sehingga mengakibatkan penyakit seperti yang dideritanya itu. “Ini masih hasil sementara  kita, yang jelas saat ini pasien telah dirujuk ke Banda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut,” demikian terangnya.

Hal senada juga disampaikan dr Ismail Muhammad yang merupakan spesialis bedah di RSUTP Abdya, pihaknya menilai ada jaringan yang terkena virus, kemudian terjadinya pembengkakan hingga mengeluarkan nanah dan cairan.

“Kita belum mengentahui secara pasti virus apa yang terkandung dalam penyakit lumpuh pasien tersebut, mungkin untuk diagnosa lebih lanjut perlu diperiksa kebagian ahli penanganan virus di Rumah Sakit Umum Zainol Abidin (RSUZA) Banda Aceh,” ungkapnya.

Sementara itu, Iqbal, seorang warga yang memang menaruh kepedulian terhadap kondisi Irol, mengatakan, saat ini ia sedang dirawat di RSUZA Banda Aceh, diperkirakan tanggal 11 Desember 2015 mendatang, Irol akan menjalani operasi pada kaki kirinya.

“Kita berharap proses operasi ini berjalan dengan lancar, semoga saja tim medis akan mengambil kebijakan yang terbaik untuk kondisi pasien,” katanya.

Disamping itu, Iqbal berharap ada pihak yang bersedia membantu dana untuk proses kesembuhan Irol yang diketahui dari keluarga tidak mampu. Dimana Irol merupakan anak yatim yang saat ini tinggal dengan Ibu dan kedua adiknya yang masih kecil-kecil.

“Kita menilai instansi terkait di Abdya seolah tutup mata dengan kondisi Irol, sebab hingga saat ini pasien masih kita tanggung biaya proses perawatannya secara patungan dari rekan-rekan,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top