Ekonomi

Buruh Aceh Masih Keberatan UMP Rp2,1 Juta

Buruh Aceh Masih Keberatan UMP Rp2,1 Juta
Habibie Inseun Menjadi Orator Aksi [dok. acehterkini]

ACEHTERKINI.COM | Para buruh di Aceh masih mengajukan keberatan atas keputusan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah yang menetapkan UMP 2016 sebesar Rp2,1 juta. Keberatan itu disampaikan melalui surat meminta agar Pergub Nomor 60 Tahun 2015 itu ditinjau kembali.

Ketua Aliansi Buruh Aceh, Habibie Inseun mengatakan, surat untuk Gubernur Aceh itu tertanggal 6 November 2015 yang berisikan meminta gubernur meninjau kembali Pergub Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp2.118.500,-.

“Nilai UMP yang sudah ditetapkan itu belum sesuai dengan kebutuhan riil seorang pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup para buruh di Aceh,” ujar Habibie kepada acehterkini, Kamis (12/11/2015).

Katanya, buruh di Aceh menuntut UMP Aceh naik 20 persen dari tahun sebelumnya.

PP Nomor 78 Tahun 2015, kata Habibie bertentangan dengan Undang-Undang 13 Tahun 2003. “Gubernur Aceh harus memahami kondisi ekonomi Aceh secara menyeluruh agar rakyatnya sejahtera,” tandas Habibie. [Edi]

To Top