Sosial

BPBD Mulai Data Kerugian Banjir Pidie

ACEHTERKINI.COM | Situasi banjir di Kabupaten Pidie sudah mulai berangsur normal. Air yang sebelumnya merendam ribuan rumah sudah mulai surut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Afriadi mengatakan tim sedang bekerja menghimpun data pasca musibah tersebut.

BPBD Mulai Data Kerugian Banjir Pidie

Ia menjelaskan data konkrit kerugian banjir Pidie akan dihimpun Senin malam. “Besok kemungkinan sudah ada data konkrit sesuai dengan tupoksi dari instansi terkait,” kata Afriadi saat dihubungi acehterkini, Senin (30/11/2015).

Pengungsi yang sebelumnya menumpuk dibeberapa titik, sudah kembali ke rumah. “Kita masih menyediakan dapur umum di Kecamatan Mutiara Timur untuk membantu logistic masyarakat,” kata dia.

“Kita bungkus nasi, kita antarkan ke lokasi-lokasi dimana masyarakat sedang bekerja membersikan rumah-rumah pasca banjir,” terang Afriadi.

BPBD Pidie, tambah Afriadi sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur untuk mendata semua kerugian yang timbul akibat banjir. “kita juga sedang fokus suplai logistic dan bantuan makanan kepada masyarakat,” katanya singkat.

Sebelumnya banjir melanda sembilan kecamatan di Kabupaten Pidie pada Minggu (29/11/2015). Hujan yang terus mengguyur kawasan hulu di Tangse, Mane dan Geumpang membuat Krueng Baro dan Krueng Tiro meluap sehingga mengakibatkan ribuan rumah terendam air.

BPDB Pidie juga menyampaikan selain banjir, lintas Beureuneun – Geumpang terganggu karena terjadi longsor di Geuni dan Blang Malo. [Red]

To Top