Sosial

BMKG Serahkan Alat Sirene Tsunami Ke Pemerintah Aceh Barat

ACEHTERKINI.COM | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyerahkan dua unit alat peringatan dini tsunami yaitu Tsunami Early Warning System (TEWS) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Senin (23/11/2015).

Koordinator BMKG Aceh, Fachrurrazi kepada acehterkini, Senin mengatakan sudah ada delapan unit alat peringatan dini tsunami (TEWS) di Aceh. Dua di Aceh Barat baru diserahkan dan enam lagi tersebar di Banda Aceh dan Aceh Besar.

BMKG Serahkan Alat Sirene Tsunami Ke Pemerintah Aceh Barat
Tsunami Early Warning System (TEWS)

“Posisi di Aceh Barat berada di kawasan Masjid Agung dan Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo,” kata dia.

Alat ini kata Fachrurrazi tidak otomatis berfungsi jika terjadi gempa. “Harus melalui aktifasi oleh pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, tapi BMKG punya sistem yang bisa aktifasi dalam keadaan tertentu,” terang Fachrurrazi.

Masih menurut Koordinator BMKG Aceh ini, ketika mendapat informasi warning dari BMKG lalu ada potensi gempa dan tsunami maka pemerintah harus melakukan aktifasi alat tersebut. Bisa jarak jauh, ada tenaga tehnisnya.

“Pengalaman jika gempa berkekuatan di atas 7 SR dan di kedalaman 60 kilometer dalam laut, mungkin berpotensi tsunami,” ujarnya.

Penyerahan dua alat TEWS di Aceh Barat itu dilakukan oleh Deputi Geofisika BMKG, Masturyono kepada Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Barat. Tahun ini ada 13 unit alat sirene tsunami yang diberikan untuk seluruh Indonesia. “Aceh kebagian dua unit,” demikian Fachrurrazi. [Red]

To Top