Ekonomi

2016, Aceh Bakal Dibangun Laboratorium Rumpul Laut

ACEHTERKINI.COM | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan kultur jaringan (kuljar) rumput laut di sejumlah balai perikanan budidaya. Itu dilakukan untuk mencapai target produksi 11,1 juta ton pada 2015.

Untuk mencapai target tersebut, KKP mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar di Tahun 2016 untuk membangun Laboratorium Rumput Laut, salah satunya di Aceh.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto menjelaskan, ‎rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya yang menjadi andalan dalam peningkatan produksi, meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. ‎

2016, Aceh Bakal Dibangun Laboratorium Rumpul Laut

Untuk itu, pengembangan budidaya rumput laut akan dilakukan secara sinergi dan simultan melalui laboraturiom di sejumlah balai perikanan‎.

“Pada 2016, target produksi rumput laut nasional mencapai 11,1 juta ton. Ini akan dapat di capai dengan meningkatkan kualitas bibit rumput laut dan mengembangkan lahan budidaya baru di kawasan yang memiliki potensi pengembangan rumput laut,” ujar Slamet dilansir beritasatu.com, Kamis (26/11/2015).

Slamet menjelaskan, pada 2016, KKP menganggarkan Rp 300 miliar untuk pengembangan budidaya rumput laut. Anggaran ini mencakup pengembangan bibit unggul rumput laut, sarana budidaya, dan pengawalan teknologi budidaya rumput laut.

Tahun ini, KKP membangun tiga laboratorium rumput laut kuljar yang berlokasi di di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok, Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, dan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

“Tahun depan akan dibangun lima unit lagi di Ambon, Situbondo, Jepara, Batam, dan Aceh. Kami juga akan kembangkan Mini Laboratorium Rumput Laut Kuljar, untuk mendukung penyebaran bibit di masyarakat,” kata dia mengakhiri. [Red]

To Top