Layanan Publik

YARA Kritik Kinerja Kepala Bappeda Abdya

YARA Kritik Kinerja Kepala Bappeda Abdya
Miswar, YARA Aceh Barat Daya 

ACEHTERKINI.COM | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengkritik tiga (3) tahun kinerja pejabat yang didatangkan dari luar daerah oleh Bupati Abdya Jufri Hasanuddin sebagai kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten setempat.

“Dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun, kami menilai kalau kinerja Kepala Bappeda gagal dalam menjalankan fungsi dan tugas pokoknya,” ungkap Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH melalui rilis yang dikirim kepada acehterkini, Jum’at (30/10/2015).

Kegagalan itu, maksud  Miswar, dalam hal menyusun kebijakan perencanaan pembangunan daerah. Dimana Weri SE selaku Kepala Bappeda, belum mampu merancang pembangunan daerah untuk bisa hidup dan berkembang, kemudian tidak bisa merancang sisi pondasi ekonomi, termasuk tata ruang wilayah.

Disamping itu, lanjut Miswar, kelesuan ekonomi masyarakat Abdya semakin hari semakin memburuk, termasuk kelangkaan lapangan pekerjaan, rendahnya perputaran uang di tengah masyarakat membuat penghasilan pedagang merosot.

Dikatakan Miswar, keberhasilan baik dan buruknya suatu perencanaan jelas berkaitan dengan kepemimpinan kepala Bappeda itu sendiri, tidak sejahteranya masyarakat Abdya sangat ditentukan keberhasilan pembangunan suatu daerah.

Maka dari itu, Bappeda Abdya sebagai perencanaan suatu pembangunan harus bertangung jawab atas kondisi dan arah pembangunan Abdya yang tidak tentu arah saat ini.

“Banyak hal yang harus kita perhatikan, tapi kunci pertama semua bermula dari top leader nya, Bupati Abdya juga harus bertanggung jawab dalam semua aspek, karena tidak ada jabatan bagi seseorang kalau bukan Bupati yang memberikan,” sambung Miswar.

Miswar menambahkan, selama ini Bupati Abdya terbukti belum paham betul ilmu dan kemampuan seseorang, sebelum yang bersangkutan diberi sebuah jabatan penting.

Kalau Kepala Bappeda cuma bisa membangun jalan dan jembatan sangat banyak sarjana tekhnik  di Abdya yang begitu paham akan hal itu. “Jadi, sangat tidak wajar kalau bupati ambil pejabat luar daerah,” demikian tandasnya.

Terkait hal itu, Kepala Bappeda Abdya Weri SE, hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum bisa dimintai tanggapan terkait dengan kritikan YARA tersebut. Beberapa kali dihubungi melalui handphonenya sedang sibuk meskipun sudah berulang kali dihubungi media ini. (Rizal)

To Top