Peristiwa

Wilayah Barat Aceh Terendam Banjir

Wilayah Barat Aceh Terendam Banjir
TNI di wilayah Nagan Raya sedang mengevakuasi warga yang terkepung banjir [ist]

ACEHTERKINI.COM | Hujan lebat yang terus mengguyur kawasan pantai barat Aceh mengakibatkan sejumlah kabupaten tergenang. Laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan enam desa di Kecamatan Pantee Cermin, Kabupaten Aceh Barat tergenang air.

Desa-desa itu meliputi, Desa Canggei, Desa Keutambang, Desa Pulo Tengoh, Desa Lango, Desa Lawet dan Desa Seumantok. Dampak dari banjir tersebut 20 kepala keluarga jiwa mengungsi. Jalan desa sepanjang 50 meter amblas ke sungai dan tiga unit rumah warga terbawa arus sungai.

Laporan yang dikeluarkan oleh Pusdalops BPBA Aceh itu menyebutkan banjir disebabkan oleh hujan deras yang berlangsung sejak 23 Oktober 2015.

Kemudian Pusdalops BPBA menerima laporan banjir di Kota Subulussalam yang terjadi tiga kecamatan, yaitu : Kecamatan Runding, Kecamatan Sultan Daulat dan Kecamatan Longkib. Banjir terparah di Kecamatan Runding yang mengakibatkan enam desa tergenang.

Di Kabupaten Aceh Selatan, banjir melanda Kecamatan Trumon Timur. Camat Trumon Timur, Masrizal kepada acehterkini, Senin (26/10/2015) mengatakan 23 kepala keluarga Desa Titi Poben sudah mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

“Gampong Seunebok Pusaka terancam terisolir akibat banjir,” ujar Masrizal.

Wilayah Barat Aceh Terendam Banjir
TNI sedang membantu masyarakat di Trumon Timur [Ist]

Di Kabupaten Nagan Raya tepatnya di kawasan Rawa Tripa juga tergenang air hingga ke badan jalan. Babinsa Posramil Tripa Makmur sedang mengevakuasi warga yang terkepung banjir dengan perahu karet.

Aktifitas belajar mengajar di Tripa Makmur, Senin (26/10/2015) tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Banjir menggenangi SMA 3 di Desa Kabu dan MTS di Ujong Kareung.

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) Aceh memperkirakan hujan lebat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah tengah dan barat Aceh hingga Senin malam. [Red]

To Top