Sosial

Terkait Rusuh Singkil, Pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Dikecam Eks GAM

ACEHTERKINI.COM | Pernyataan anggota Komisi III DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad terkait kerusuhan di Aceh Singkil, 13 Oktober 2015 dikecam oleh eks Gerakan Aceh Merdeka.

Dasco membuat pernyataan mengaitkan seakan-akan rusuh di Singkil ulah dari segelintir mantan GAM yang tidak puas dengan pimpinan Aceh. Pernyataan ini menimbulkan reaksi keras oleh mantan eks GAM, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung.

Pernyataan Politisi Partai Gerindra itu dikutip dari sebuah media online nasional, Rabu (14/10/2015).

Dasco khawatir kasus ini hanya pintu masuk untuk membuat situasi menjadi keruh. Hal ini karena dikhawatirkan apa yang terjadi saat ini merupakan ulah segelintir mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka yang tidak puas dengan pimpinan Aceh dan mencoba memperkeruh suasana di sana.

Dasco meminta agar pemerintah mengkaji lebih dalam lagi mengenai siapa pihak yang berada di balik kejadian ini agar tidak muncul spekulasi lain yang memperkeruh suasana.

Dasco juga meminta pemerintah mencari tahu, apakah kejadian ini ada kaitannya dengan diabaikannya keluhan eks-kombatan pada pimpinan Aceh.

Eks GAM, Suadi Sulaiman menyesalkan pernyataan Sufmi Dasco Ahmad tersebut.

“Pernyataan itu jelas-jelas sebagai upaya mengadu domba antara eks GAM dengan komunitas kristiani yang ada di Aceh, terutama di Aceh Singkil,” tegas Adi Laweung dalam pesan singkatnya kepada acehterkini, Jum’at (16/10/2015).

“Dasco lah provokator berdasi dari senayan yang menyulut bara ke Singkil . Kami tidak bisa terima pernyataan ini, Badan Kehormatan Dewan (BKD) harus mengambil sikap tegas terhadap anggota dewan yang berbicara tanpa bukti kuat,” tambah Juru Bicara Partai Aceh ini.

Kami dari eks GAM meminta pernyataan Dasco itu dicabut. Dasco diminta untuk tidak berspekulasi dan melempar bola panas ke lapangan.

“Eks kombatan tidak terlibat sama sekali dalam insiden tersebut, jangan asal bicara kalau tidak tahu persoalan,” tegas Adi Laweung. [Red]

To Top