Layanan Publik

Sejak Konflik, Jalan Desa di Babahrot Masih Berlobang

Sejak Konflik, Jalan Desa di Babahrot Masih Berlobang
Jalan di Babahrot Abdya yang luput perhatian Pemerintah

ACEHTERKINI.COM | Jalan sepanjang 3 kilometer lebih di Desa Persiapan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) luput dari perhatian pemerintah setempat. Pasalnya, sudah belasan tahun jalan yang dipenuhi dengan lubang-lubang besar itu belum juga diperbaiki hingga sekarang.

Kepala Desa (Keuchik) Persiapan Simpang Gadeng, Muhammad Hamzah, yang dihubungi wartawan, Selasa (27/10/2015) mengatakan, sejak konflik bersenjata melanda Aceh, jalan tersebut memang sudah rusak dan penuh dengan lubang-lubang besar.

“Sekarang Aceh sudah damai, anggaran dana untuk Aceh sangat banyak, akan tetapi jalan sepanjang 3 kilo di desa kami ini tak kunjung diperbaiki, seolah-olah dibiarkan rusak begitu saja,” kata Hamzah

Dikatakan Hamzah, ada sekitar 242 kepala keluarga (KK) dan ribuan penduduk yang tinggal di Desa Persiapan Simpang Gadeng yang terbagi dalam 4 dusun yakni Dusun Tengah, Ie Dicah, Ujung Selamat dan Teladan Dua. Setiap hari warga setempat melintasi jalan tersebut untuk beraktifitas, baik bekerja atau keperluan lainnya.

Ketika hujan turun, lanjut Hamzah, lubang yang berada diatas badan jalan dipenuhi air, sehingga anak-anak sekolah yang melintas terpaksa membuka sepatu agar tidak basah terkena air. Kemudian pada saat musim kemarau jalan itu justru dipenuhi debu yang akan menghalangi jarak pandang bagi pengendara.

“Banyak manfaat kalau jalan ini diperbaiki, disamping untuk masyarakat setempat, juga bermanfaat bagi masyarakat petani dan pekebun dalam membawa hasil panen mereka. Jadi kalau rusak, kendaraan akan kesulitan melintas dijalan itu,” ungkapnya.

Terkhir Hamzah menerangkan, sejak tahun 2013 lalu, jalan yang berada antara Desa Pante Cermin menuju Desa Persiapan Cot Seumantok itu, sudah pernah direncanakan akan direalisasi pengaspalan, akan tetapi janji itu berlanjut ketahun 2014, kemudian ke tahun 2015. “Bisa jadi tahun 2016 juga tidak jelas,” demikian cetusnya.

Sementara itu, Camat Babahrot Yuli Amraina, mengaku belum tau pasti apakah jalan itu masuk kedalam daftar perencanaan atau tidak, namun pihaknya akan mengecek kembali dalam daftar Musrenbang Kecamatan Babahrot tahun 2014. “Saya coba cek dulu, nanti saya kabari kembali,” ungkapnya.

Terkait dengan hal itu, secara terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdya Rahman Fajri ST, mengatakan, sejauh ini pihaknya belum melihat adanya perencanaan mengenai pembangunan jalan di Desa Persiapan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, namun untuk lebih lanjut pihaknya akan menelusuri kembali ke bagian program perencanaan.

“Kita lihat dulu dalam daftar sejumlah perencaaan jalan yang pernah diusulkan, namun kalau juga belum ada, kita minta kepada pihak desa untuk membuat permohonan yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Abdya, kemudian ditembuskan kepada Dinas PU dan Bappeda,” terangnya singkat.  (Rizal)

To Top