Hukum

Mobil Rekanan PLN Rayon Blangpidie Dibakar OTK

Mobil Rekanan PLN Rayon Blangpidie Dibakar OTK
Kasat Reskrim Polres Abdya AKP Misyanto, memperlihatkan barang bukti Toyota Avanza dengan nomor Polisi BK 1225 IW milik Rekanan PLN Rayon Blangpidie yang dibakar oleh orang tak dikenal, Selasa (6/10/2015) [Rizal]

ACEHTERKINI.COM | Para petugas jaga di Gardu Hubung (GH) PLN Susoh, Desa Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dikejutkan dengan suara ledakan dari satu unit Mobil Rekanan PLN Rayon Blangpidie, Selasa (6/10/2015) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Kepada Wartawan, Manager PLN Rayon Blangpidie, Agus Susanto, mengaku tidak mengetahui persis motif dibalik terjadinya pembakaran mobil tersebut.

“Kita tidak tau kenapa mobil itu dibakar, dan pelakunya juga belum terungkap, sebab tidak ada yang melihat secara jelas bagaimana kejadian awal pembakaran mobil itu,” tutur Agus.

Dikatakan Agus, begitu mendengar suara ledakan kecil, petugas jaga dilokasi GH terkejut ketika melihat api mulai membakar mobil Toyota Avanza milik rekanan PLN, kemudian para petugas lansung berupaya untuk memadamkan api.

“Mobil rusak parah, kaca mobil bagian belakang dan samping pecah, sementara jok depan hingga belakang ludes terbakar, dan saat ini sedang ditangani pihak polisi, untuk informasi lebih lanjut silahkan tanya ke polisi saja,” singkat Agus.

Terkait hal itu, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH, melalui Kasat Reskrim AKP Misyanto, kepada awak media, membenarkan kalau pihaknya sedang mendalami motif dibalik pembakaran mobil rekanan PLN tersebut, pelakunya juga belum jelas alias orang tak dikenal (OTK).

Untuk mempermudah proses penyelidikan, lanjut Misyanto, pihaknya telah mengamankan Mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BK 1225 IW yang terbakar.

Selain itu, mobil Pick Up Toyota Hilux dengan Nopol BL 8150 IB yang saat kejadian tepat berada disamping mobil Avanza juga ikut diamankan ke Mapolres setempat, sebab, pada badan mobil Hilux ditemukan bekas siraman minyak tanah dan jok depannya juga ikut terbakar meski tidak rusak parah.

“Kita belum menemukan barang bukti lain yang menjurus kepada pelaku, yang jelas saat ini sudah kita amankan dua unit Mobil Operasional Rekanan PLN dari PT Agam Rayek Mandiri selaku mitra kerja PLN Rayon Blangpidie,” ungkapnya.

Dari olah tempat kejadian pekara (TKP), dugaan semantara pelaku menggunakan minyak tanah untuk membakar mobil tersebut, karena bau minyak tanah sangat menyengat tercium pada badan mobil.

“Untuk proses lebih lanjut, kita sudah periksa 6 orang saksi yang merupakan petugas jaga di GH PLN Susoh tempat lokasi mobil itu terbakar. Selain itu, kita juga akan meminta keterangan dari pihak ketiga dan juga pihak PLN Rayon Blangpidie,” demikian singkat Misyanto. (by.Rizal)

To Top