Sosial

Kekerasan Anak dan Perempuan di Abdya Meningkat

Kekerasan Anak dan Perempuan di Abdya Meningkat

ACEHTERKINI.COM | Tercatat hingga bulan September 2015, Kepolisian Resort Aceh Barat Daya (Polres Abdya) sedang menangani 13 Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di wilayah hukum setempat.

Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui Kasat Reskrim AKP Misyanto, Kamis (29/10/2015) mengatakan, 13 kasus tersebut berupa kekerasan terhadap perempuan sebanyak 6 kasus, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 2 kasus, penelantaran rumah tangga 1 kasus, penganiayaan terhadap anak 3 kasus, pencabulan anak dibawah umur 1 kasus dan pemukulan terhadap guru.

Dari keseluruhan kasus dimaksud, 7 kasus diantaranya telah selesai ditangani dan para tersangka telah ditetapkan masa hukumannya.

“Semua kasus itu baru tercatat sampai bulan September 2015 dan kemungkinan bisa saja ada kasus-kasus serupa yang akan terjadi nantinya,” ungkap Misyanto

Bila dibandingkan dengan tahun 2014 lalu, lanjut Misyanto, pihaknya hanya menangani sekitar 9 kasus saja. Akan tetapi dalam tahun 2015 terjadi peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga hal itu sangat mengkhawatirkan.

Dikatakan Misyanto, faktor penyebab terjadinya kekerasan pada anak dan perempuan, secara umum disebabkan karena stres, yakni stres bisa berasal dari anak, orang tua atau situasi tertentu.

Misalnya anak dengan kondisi fisik, mental, dan perilaku yang terlihat berbeda dengan anak pada umumnya. Bayi dan usia balita, serta anak dengan penyakit kronis atau menahun juga merupakan salah satu penyebab stres.

Sedangkan stres yang berasal dari suami atau istri misalnya dengan gangguan jiwa (psikosis atau neurosa), orang tua sebagai korban kekerasan di masa lalu, orang tua terlampau perfek dengan harapan pada anak terlampau tinggi, orang tua yang terbiasa dengan sikap disiplin.

“Stres berasal dari situasi tertentu misalnya akibat pemutusan kontrak kerja sehingga hilangnya pekerjaan atau pengangguran, pindah lingkungan, dan keluarga sering bertengkar serta faktor penyebab lainnya,” ujarnya singkat. (by.Rizal)

To Top