Sosial

Inilah Korban Kerusuhan di Aceh Singkil itu

Inilah Korban Kerusuhan di Aceh Singkil itu
Pangdam IM Mengunjungi Keluarga Korban di Kediaman Samsul, Warga Bulussema Aceh Singkil yang Meninggal Dunia  Pasca Kerusuhan, Selasa 13 Oktober lalu.

ACEHTERKINI.COM | Pasca kerusuhan antarwarga di Kabupaten Aceh Singkil terkait persoalan izin rumah ibadah pada Selasa, 13 Oktober 2015 kemarin mengakibatkan enam orang dari Pemuda Peduli Islam (PPI) menjadi korban tembakan yang diduga berasal warga yang menjaga undung-undung. (rumah ibadah milik umat Kristen-red).

Enam korban tersebut kini dirawat di RSUD Aceh Singkil dan sebagian ada yang sudah dirujuk ke Banda Aceh.  Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, Eko Syahputra mengatakan jumlah korban pasca insiden itu sebanyak enam orang.

Satu orang meninggal dunia, bernama Samsul (21) warga Bulussema, Kecamatan Suro, Aceh Singkil. Korban meninggal akibat terkena luka tembak didada sebelah kiri.

Kemudian Rahman (27) juga warga Bulussema tidak mengalami luka-luka apa-apa. Selanjutnya Uyung (27) warga Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan. Salman (18) warga Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, Herman (22) warga Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara dan Sarto (32) warga Sukarejo dari aparat TNI.

“Sarto, anggota TNI terkena luka robek akibat benda keras di bagian wajah,” terang Eko, Kamis (15/10/2015).

Tambah Eko, sampai hari Kamis, korban bernama Sarto dan Herman masih dirawat di RSUD Aceh Singkil. Sedangkan Uyung dan Salman sudah dirujuk ke Rumah Sakit di Banda Aceh. Kemudian Rahman langsung pulang usai pemeriksaan di RSUD.

Bantuan untuk Korban Meninggal

Satu hari setelah kerusuhan itu, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengunjungi kediaman Samsul (21), warga Bulussema itu. Pada kunjungan itu Gubernur Aceh memberikan bantuan uang kepada keluarga Samsul sebesar Rp10 juta.

Selain gubernur, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husein Hamidi dan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto juga ikut melayat ke rumah korban Samsul. [Jamaluddin]

To Top