Ekonomi

Inilah Alokasi Anggaran Gelar TTG Nasional di Aceh

Inilah Alokasi Anggaran Gelar TTG Nasional di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Pelaksanaan Pekan Nasional Teknologi Tepat Guna (TTG) ke XVII di Provinsi Aceh menghabiskan anggaran sampai Rp17,8 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBA dan APBN.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Provinsi Aceh yang juga sebagai Sekretaris Panitia, Zulkifli mengatakan, anggaran untuk pelaksanaan ini diajukan ke TAPA dan Legislatif berjumlah Rp19 miliar.

Kemudian dari angka itu berkurang menjadi Rp14 miliar. Selanjutnya dalam perjalanan angka tersebut di-breakdown lagi untuk kemudian dilakukan pelelangan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“ULP tidak diselenggarakan sepenuhnya oleh BPM kecuali untuk kepentingan sekretariat,” kata Kepala BPM Aceh alam konperensi pers di Zakir Cafe, Selasa (6/10/2015).

Ditelusuri media ini, dari 61 peserta lelang Jasa Profesional Event Organizer Pekan Inovasi Perkembangan (PIN) Desa tau Kelurahan Nasional Tahun 2015 dan Gelar TTG Nasional XVII Tahun 2015, panitia lelang memenangkan PT. Sigma Internusa yang beralamat di Jalan K.H Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat dengan harga penawaran sebesar Rp 12.279.372.600.

Terhadap kegiatan ini, BPM Aceh juga melakukan pelelangan Pakaian seragam batik Aceh untuk panitia dan Instansi terkait Pekan Inovasi Perkembangan (PIN) Desa/Kelurahan Nasional Tahun 2015 dan Gelar TTG Nasional XVII Tahun 2015 dengan pemenangnya CV. Mitra Buana di Jalan Mohd. Jam, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh dengan harga penawaran Rp 420.365.000.

Selanjutnya alokasi anggaran stimulan untuk kegiatan ini juga mendapat dukungan dari APBN sebesar Rp1,8 miliar.

“Ya kita ada support dana dari APBN untuk stimulan sebesar Rp1,8 miliar,” kata Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa di Kemendagri, Dr. Eko Prasetyanto Purnomo Putra dalam kesempatan tersebut.

Dikatakan Eko, anggaran untuk masing-masing provinsi yang hadir menggunakan biaya sendiri dan disesuaikan dengan kemampuan daerahnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini akan dibuka oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo, Kamis (8/10/2015) di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh. Kemudian penutupan dilakukan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah pada Senin, 12 Oktober 2015. [Red]

To Top