Sosial

Giliran Gereja Katolik di Lae Balno Dibongkar Satpol PP Aceh Singkil

Giliran GKPPD di Lae Balno Dibongkar Satpol PP Aceh Singkil

ACEHTERKINI.COM | Memasuki hari ketiga pembongkaran 10 unit gereja yang tidak ada izin, Satpol PP Kabupaten Aceh Singkil sudah membongkar enam unit bangunan gereja secara manual.

“Hari ini, Rabu (21/10/2015) kita bongkar satu bangunan, sisanya empat lagi masih tunggu instruksi,” kata Kepala Satpol PP Aceh Singkil, Abdullah.

Menurut Abdullah gereja yang tidak berizin sudah enam unit dibongkar. Semuannya aman dan terkendali. “Hari ini kita bongkar geraja katolik di Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris,” kata dia.

“Tadi kita kerahkan sekitar 46 anggota Satpol PP di bawah pengawasan dari TNI Polri juga masyarakat, semuanya berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Aceh Singkil, Safriadi mengatakan penertiban terhadap rumah ibadah atau gereja yang tidak ada izin dengan cara dibongkar yang merupakan hasil dari kesepakatan dengan sejumlah pihak.

“Ada 10 unit gereja yang tidak ada izin kita bongkar, dan 13 unit gereja lagi tidak dibongkar karena sedang dalam proses perijinannya,” ujar Bupati Aceh Singkil, Selasa (20/10/2015).

Enam unit bangunan gereja yang sudah dibongkar tersebut adalah GKPPD Desa Kuta Tinggi, GKPPD Desa Tuh Tuhan Kecamatan Simpang Kanan. Kemudian GKPPD Mandumpang, GKPPD Desa Siompin, GMII Desa Siompin, Kecamatan Suro dan Gereja Katolik Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris.

Sedangkan empat bangunan gereja yang belum dibongkar meliputi, GKPPD Desa Sangga Beru Silulusan Kecamatan Gunung Meriah,  GKPPD Desa Pertabas Kecamatan Simpang Kanan, GKPPD Desa Dangguran Kecamatan Simpang Kanan dan GKPPD Desa Situbuh Tubuh Kecamatan Danau Paris. [Jamaluddin]

To Top