Olahraga

FC Geulanggang Batee Boyong Piala Forum Komunikasi Keuchil Lembah Sabil

FC Geulanggang Batee Boyong Piala Forum Komunikasi Keuchil Lembah Sabil
Camat Lembah Sabil Usmadi SPd, menyerahkan piala kepada kapten keseblasan PSG FC Geulanggan Batee yang berhasil membawa pulang Piala FKKLSC di Lapangan Bola Kaki, Meunasah Tengah, Minggu (11/10/2015).

ACEHTERKINI.COM | PSG FC dari Desa Geulanggang Batee, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil meraih gelar juara lewat adu pinalti dalam laga final melawan RMS FC dari Desa Meurandeh yang berlansung di Lapangan Bola Kaki, Desa Meunasah Tengah, Kecamatan Lembah Sabil, Minggu (11/10/2015).

Laga final sekaligus penutupan piala turnamen Forum Komunikasi Keuchik Lembah Sabil Cup (FKKLSC) itu,  PSG FC melawan RMS FC hingga 40 menit babak kedua berakhir hanya mampu meraih skor seri 1-1, sementara dalam laga adu pinalti PSG FC berhasil mengumpulkan 5 skor sementara RMS FC harus kalah dan puas diposisi runer up dengan 4 skor.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Turnamen FKKLSC, Ismail, Senin (12/10/2015) mengatakan, turnamen yang dibuka sejak 2 September hingga 11 Oktober 2015 itu, melibatkan 25 club bola kaki se- Kecamatan Lembah Sabil dan Manggeng (Manggeng Raya) dan Labuhan Haji Raya dengan menggunakan sistem gugur dan memenangkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp 12 juta ditambah tropy.

“Sekitar satu bulan lebih kita mengadakan turnamen ini, berkat dukungan dari 12 Kepala Desa (Keuchik) di Kecamatan Lembah Sabil, sehingga kita mampu mensukseskan kegiatan turnamen ini hingga tuntas,” kata Ismail yang juga merupakan Keuchik Desa Geulanggang Batee.

Dalam turnamen ini, lanjut Ismail, untuk juara tiga diraih oleh Gormas Desa Meunasah Tengah dan Tokoh FC, Kecamatan Manggeng. sementara untuk pemain terbaik diraih oleh Andrea (16) dari clup PSG FC, kemudian Top Skor diraih oleh Masrizal (27) juga dari PSG FC.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada saat pembukaan turnamen itu, Wakil Bupati Abdya Erwanto mengapresiasi kegiatan yang digagas para Keuchik dalam Kecamatan Lembah Sabil, atas kepedulian terhadap nasib olah raga di Abdya yang semakin hari semakin menurun, khususnya bidang sepak bola.

“Semoga kecamatan lain akan mencontoh seperti yang digagas oleh para Keuchik di Lembah Sabil. Jika Keuchik di Lembah Sabil bisa, mengapa Keuchik Kecamatan lain tidak bisa. Ini juga bisa menjadi ajang dalam mencari bibit-bibit pesepak bola handal dari daerah kita,” ungkapnya.

Wabup juga berharap, kebersamaan di lapangan bola kaki juga bisa dibawa dalam hubungan kemasyarakatan secara luas, seperti kerjasama membangun perekonomian masyarakat di segala sektor.

“Pemerintah daerah siap membantu, asalkan kebersamaan dalam hal positif, disamping itu jangan ada gesekan atau keributan yang bisa merusak citra olah raga diwilayah kita,” singkat Erwanto.  (Rizal)

To Top