Sosial

Dialog Buntu, Petani Agara Rusak Kantor TNGL

Dialog Buntu, Petani Agara Rusak Kantor TNGL
Petani di Agara melakukan protes terhadap kebijakan TNGL [dok. acehterkini]

ACEHTERKINI.COM | Dialog antara petani di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dengan pihak TNGL tidak membuahkan hasil. Puluhan petani akhirnya merusak kantor TNGL di Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (6/10/2015).

Dialog yang difasilitasi oleh Wakapolres Aceh Tenggara, Kompol Adi Kirana, Selasa pagi tadi tidak melahirkan kesepakatan antara petani dengan pihak TNGL.

Para petani di lima kecamatan menuntut agar BBTNGL menghentikan penebangan lahan masyarakat dalam kawasan TNGL yang sudah berpuluh tahun dijadikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan.

“Hentikan penebangan lahan masyarakat sebelum ada surat keputusan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Muslim dalam orasinya.

Selain itu petani juga meminta agar BBTNGL melakukan revisi tapal batas di kawasan tersebut.

Muslim bersama rekan-rekannya meminta kantor BBTNGL yang sekarang di Sumatera Utara dapat dipindahkan ke Provinsi Aceh.

Karena dialog buntu, para petani akhirnya melempari kantor TNGL di Kecamatan Badar dan merusak pagar serta tanaman di perkarangan kantor tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Kawasan TNGL, Gunawan Alja mengaku tidak berani menerima permintaan para petani tersebut. “Tuntutan petani akan disampaikan kepada pihak BBTNGL di Sumatera Utara. Terkait pemindahan kantor ke Aceh boleh saja asalkan Pemerintah Aceh mau menyediakan kantor TNGL,” kata Gunawan Alja.[Dinni]

To Top