Ekonomi

Atasi Air Pasang, Petani Susoh Bangun Tanggul Sementara

Warga Susoh Abdya Bergotong Royong Membuat Tanggul Sementara Atasi Air Pasang, 23 Oktober 2015 [Rizal]

ACEHTERKINI.COM | Diperkirakan ada sekitar 70 hektar (ha) areal persawahan dalam Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kerap direndam air pasang, sehingga warga setempat terpaksa menanggulanginya dengan membuat tanggul sementara menggunakan pasir yang dimasukkan kedalam karung beras.

Melimpahnya air pasang kedalam sawah petani tersebut, membuat tanaman padi areal persawahan Desa Rubek Meupayong, Panjang Baru dan Desa Ladang, sering dilanda gagal panen.

Wakil Bupati Abdya, Erwanto SE MA, kepada awak media saat meninjau warga yang sedang membangun tanggul sementara di areal persawahan Rubek Meupayong, Jum’at (23/10/2015) mengatakan, kondisi yang dialami petani di wilayah pesisir Kecamatan Susoh itu sudah lama terjadi.

Maka dari itu, untuk menanggulangi persoalan air pasang tersebut, Pemkab Abdya telah mengusulkan rencana pembangunan Break Woter di kawasan Muara Rubek dalam APBK Abdya tahun 2016 mendatang.

Tujuannya agar air pasang dari muara tidak masuk ke areal persawahan. Namun untuk sementara, pada saluran air yang langsung terhubung ke areal persawahan para petani itu dibangun tanggul penahan air sementara.

“Jika terjadi luapan air pasang, airnya tidak masuk ke areal persawahan dan hanya tertahan di sekitar tanggul. Pada saat pasang surut, air dapat dengan cepat mengalir ke muara kembali dan langsung ke laut,”kata Wabup Erwanto didampingi Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono, Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab, M Nafis A Manaf, Kadis Pertanian dan Peternakan (Kadistannak) Maswadi, SP MPd, Kepala BP4K Abdya Ruslan Adly, unsur Mupika Susoh saat melakukan gotong royong bersama petani untuk membangun tanggul sementara secara manual.

Sementara itu Kadistannak Abdya Maswadi menjelaskan, kegiatan gotong royong bersama dalam membangun tanggul sementara itu dikerjakan secara sukarela dan material untuk membangun tanggul dibantu secara swadaya oleh Distannak Abdya dan Kodim 0110/Abdya.

“Antusias petani sangat tinggi dalam membangun tanggul sementara ini, dengan harapan, tanam serentak musim ini dapat mereka lakukan. Oleh karena itu, Pemkab Abdya melalui Distannak dibantu jajaran Kodim 0110/Abdya bahu-membahu dengan petani agar persoalan air pasang ini dapat teratasi, sambil menunggu pembangunan break water ditahun depan,” terangnya singkat. (Rizal)

To Top