Sosial

WALHI Aceh : Hitung Dulu Kerugian Ekologi, Sebelum Bangun Buloh Seuma

WALHI Aceh : Hitung Dulu Kerugian Ekologi, Sebelum Bangun Buloh Seuma

ACEHTERKINI.COM | Direktur Eksekutif Daerah WALHI Aceh, M. Nur mendesak Gubernur Aceh untuk menghitung semua kerugian ekologi di Aceh Selatan sebelum Pemerintah Aceh membagun jalan di Buloh Seuma.

Dalam pernyataan tertulisnya, M. Nur menjelaskan pembangunan jalan di Buloh Seuma – Aceh Singkil itu adalah langkah maju, tapi Pemerintah Aceh harus menghitung kerugian ekologi sebelum pembangunan itu dilakukan.

WALHI Aceh mencatat Kabupaten Aceh Selatan sedang di gempur oleh kegiatan pertambangan dengan luas mencapai 60 ribu hektar lebih, sedangkan untuk HGU 23 ribu hektar lebih, diperparah dengan kegiatan illegal logging, dan alih fungsi hutan untuk perkebunan kelapa sawit, dan tingkat curah hujan yang cukup tinggi.

“Kami mendukung setiap pembangunan yang memenuhi unsur hukum dan etika pembangunan, sehingga bukan karena ada kepentingan bisnis perkebunan sawit, pertambangan maupun kegiatan lain yang dapat menganggu ekosistem,” tulis M. Nur.

WALHI Aceh ingin memastikan sumber utama masyarakat Buloh Seuma yaitu madu terjaga dengan baik dari hasil sumberdaya alam yang berkelanjutan.

Secara geografis Aceh Selatan berada diketinggian di atas 500 kaki dari permukaan laut, jika salah mendesain pembangunan maka Aceh selatan tidak pernah bisa keluar dari ancaman ekologis jangka panjang.

WALHI Aceh berharap bersama masyarakat dapat memastikan terlebih dahulu pembangunan yang dimaksud untuk kepentingan siapa, jika benar untuk akses masyarakat, maka tidak perlu ada peningkatan badan jalan, status peningkatan jalan Buloh Seuma – Singkil mengindikasi akan ada pengangkut hasil tambang, perkebunan dan sebagainya.

Sudah menjadi rahasia umum dimana pemerintah dengan mudah memberikan ruang dan menyediakan infastruktur untuk industri besar perkebunan, pertambangan atas nama investasi ekonomi. Kami khawatir niat baik membantu masyarakat justru hanya kedok belaka. [red]

To Top