Hukum

Selewengkan Raskin, Kepala Desa Kuta Batu II Aceh Tenggara Dilapor ke Polisi

ACEHTERKINI.COM | Kepala Desa Kuta Batu II, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Mukmin (40) dilapor ke Polisi oleh warganya karena diduga telah melakukan penyelewengan beras untuk orang miskin (Raskin).

Ketua Badan Permusyawaratan Kute (Desa-red) (BPK) Desa Kuta Batu II, Marjuan Arif mengatakan, dalam rapat bersama warga telah diambil suatu keputusan dimana anggota BPK beserta perangkat desa dan tokoh masyarakat akan melaporkan dugaan penyelewengan Raskin tersebut Kepada Pihak berwajib.

Kata Marjuan lebih lanjut, jumlah penerima Raskin yang dibagikan 308 Kepala Keluarga (KK)  sebanyak 3,5 kilogram. Raskin yang diterima oleh desa totalnya 1.078 kilogram.

Menurut Marjuan, Raskin tersisa dalam dua bulan sebesar 362 kilogram, sehingga adanya dugaan Raskin sisa tersebut tidak jelas keberadaannya, kejadian ini telah terjadi selama delapan kali penerimaan Raskin.

Hal ini sudah pernah dilaporkan warga secara tertulis kepada pihak camat lawe Alas namun hingga kini belum juga ada penyelesaian dari camat.

Marjuan berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan DPRK menyelesaikan permasalahan yang telah berlarut-larut ini.

“Berdasarkan hasil musyawrah ini kami selaku warga Desa Kuta Batu II telah melayangkan surat kepada Bupati, Kapolres, Kejari Serta DPRK Agara,” ujar Marjuan.

Marjuan megakui setelah surat itu disampaikan telah mendapat respon dari Bupati Aceh Tenggara Ir. H. Hasanuddin. Hal tersebut terbukti dengan adanya panggilan dari pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara.

“Ada 12 orang warga Desa Kutabatu II yang terdiri dari BPK, Kadus dan Kaur serta tokoh masyarakat telah dimintai keteranganya oleh pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara,” kata Marjuan, Selasa (22/9/2015).

Menanggapi masalah ini Kepala Desa Kuta Batu II, Mukmin mengaku bingung atas tuduhan warganya itu.

“Saya bingung atas tuduhan warga, saya tidak melakukan penyelewengan Raskin,” kata dia saat dijumpai di Kantin Catatan Sipil dan terus berlalu pergi. [Dinni]

To Top